Pasuruan (beritajatim.com) – Nasib naas menimpa pelajar berinisial MSAS (14) yang merupakan warga Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Korban meninggal dunia setelah terserempet kereta api jurusan Malang – Banyuwangi.
Menurut Kapolsek Purwodadi, AKP Pujianto, kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (17/8/2023) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban terserempet kereta api tak jauh dari kediamannya yang juga berada di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
“Kami baru saja mendapat laporan telah terjadi kecelakaan kereta api pada pukul 17.15 WIB. Setelah mendapat kabar kami dan petugas piket hari itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Pujianto.
Baca Juga: Anggota Alami Pelecehan Saat Demo, PMII Geruduk Polres Tuban
Pujianto menceritakan mulanya korban sedang duduk diatas buk jembatan perlintasan kereta api. Saat itu, korban duduk dan melihat layang-layang yang terbang di atasnya.
Keasyikan melihat layang-layang, hingga korban tak sempat memperhatikan wilayah sekitarnya. Lalu pada jalur kereta yang ada di depannya melintas kereta api dengan jurusan Malang – Banyuwangi hingga akhirnya korban terpental dan terjatuh.
Diketahui kereta api yang menyerempet korban merupakan kereta api 262 Tawang Alun. Sedangkan masinis yang mengendarainya yakni Tri Heri Setiawan dan asisten Masinis Bambang Setiawan.
Baca Juga: Kakek Pensiunan ASN Merayakan Kemerdekaan dengan Aksi Berlari ke Surabaya
“Korban langsung kita larikan ke rumah sakit RSUD Bangil untuk dilakukan visum lebih lanjut. Kemudian kami mendatangi para saksi untuk dimintai keterangan,” tutup Pujianto. (ada/ian)






