Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah kalian merasa keteteran saat sedang beraktivitas atau sedang mengerjakan tugas? Pekerjaan rasanya menumpuk tak ada habisnya, terlalu bingung harus melakukan apa terlebih dahulu hingga waktu 24 jam pun terasa kurang.
Jika sudah di titik kewalahan, mungkin itu artinya kalian lah yang tidak bisa mengatur waktu dengan benar. Itulah mengapa manajemen waktu sangat diperlukan.
Manajemen waktu diartikan sebagai cara untuk memanfaatkan dan mengatur waktu dalam mengerjakan aktivitas yang sudah direncanakan, yang mana pekerjaan tersebut harus selesai dalam waktu yang telah ditetapkan.
Tujuannya tentu saja agar bekerja menjadi efektif dan efisien. Manajemen waktu juga akan berdampak pada hidup yang teratur dan terkelola dengan baik.
Bagi kalian yang kesulitan dalam mengatur waktu, berikut ini kami berikan beberapa tips untuk manajemen waktu. Simak dengan seksama ya!
1. Perencanaan
Hal pertama yang harus kalian lakukan agar dapat mengelola waktu adalah dengan membuat perencanaan. Catat jadwal dan apa saja yang harus kalian lakukan hari itu, urutkan sesuai yang paling penting hingga yang jangka waktu lebih senggang.
Atur juga perkiraan jangka waktu yang kalian perlukan. Dengan begitu, kalian tidak perlu berpikir panjang apa yang harus kalian lalukan setelah selesai dengan satu pekerjaan.
2. Fokus dan Displin
Meski jadwal pekerjaan sudah terdaftar, akan percuma jika kalian tidak bisa fokus dan disiplin dalam waktu. Dengan begitu banyak pekerjaan yang kalian miliki, kalian diharuskan untuk fokus pada satu pekerjaan tanpa memikirkan hal lain.
Apalagi menunda-nunda dengan alasan yang tidak penting. Hal tersebut akan membuat pekerjaan yang sedang kalian kerjakan akan lebih cepat selesai sehingga kalian bisa melanjutkan ke pekerjaan selanjutnya.
3. Hindari Multitasking
Berhubungan dengan yang sebelumnya, fokus pada satu pekerjaan adalah hal yang penting meski multitasking juga terkesan hebat. Beberapa orang memiliki untuk melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan.
Sehingga mereka tidak bisa fokus pada satu hal saja. Pekerjaan mungkin akan selesai lebih cepat, namun dengan hasil yang tidak maksimal.
Lagipula, saat multitasking, otak akan dipaksa untuk bekerja lebih keras. Alhasil kalian akan mudah mengalami stress dan kelelahan yang akan berdampak pada kesehatan juga.
4. Berani ambil keputusan
Mengammbil keputusan merupakan hal yang penting ketika kalian ingin memanajemen waktu. Hal tersebut akan mendewasakan diri kalian dan membuat kalian berani mengambil risiko.
Dari risiko tersebut, maka kemampuan diri kalian juga akan ikut berkembang. Kalian bisa mulai dengan mengambil keputusan mana pekerjaan yang diprioritaskan. Pengambilan keputusan dalam mengerjakan sesuatu juga akan berdampak pada pekerjaan yang lebih cepat selesai.
5. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Berinteraksi dengan banyak orang adalah hal yang wajar ketika kalian sedang bekerja. Tanpa disadari, hal tersebut akan memengaruhi jadwal kerja yang sudah kalian tentukan.
Meningkatkan kemampuan berkomunikasi bertujuan untuk membantu kalian dalam membangun relasi dengan orang-orang yang bekerja sama dengan kalian. Jika begitu, maka setiap hal yang dikerjakan akan terasa lebih nyaman untuk dibicarakan.
Apabila terjadi suatu kesalahan di tengah pekerjaan, kalian bisa langsung menyelesaikan kesalahan tersebut dengan komunikasi yang baik. Kalian juga akan membuat orang mengerti standar kerja yang kalian inginkan.
6. Mengatur pola hidup
Keteraturan dalam hidup juga menjadi aspek yang harus diperhatikan dalam manajemen waktu. Pastikan kalian memiliki jadwal yang tepat untuk makan, berolaharga, beribadah, dan tentu istirahat.
Bekerja selama 24 jam full tidak akan membuat kinerja kalian maksimal, alih-alih justru akan membuat tubuh tumbang karena kelelahan. Jadi, jangan abaikan hal-hal tersebut meski terlihat sepele dan bisa ditunda.
Tak perlu terburu-buru, aplikasikan tips-tips di atas secara bertahap untuk mendapatkan menajemen waktu yang baik. Biasakan dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu agar kalian tidak terlalu kaget dan kesusahan.(mnd/ian)






