Bojonegoro (beritajatim.com) – Para pekerja sosial keagamaan di Kabupaten Bojonegoro bagian timur menyuarakan tiga hal saat ikrar kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) Setyo Wahono-Nurul Azizah dalam Pilkada Bojonegoro 2024.
Koordinator ikrar, KH Imam Mahmud mengatakan, tiga hal yang disuarakan pekerja sosial keagamaan dalam ikrar yakni, mendukung dan siap menyukseskan Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro periode 2024-2029.
“Kedua, kami berikrar siap berupaya lahir dan batin untuk membantu kemenangan Bapak Setyo Wahono dam Ibu Nurul Azizah,” kata KH Imam Mahmud ditirukan oleh para pekerja sosial keagamaan, Minggu (22/9/2024).
Kemudian, hal ketiga, pihaknya meminta Setyo Wahono dan Nurul Azizah, apabila terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro agar meningkatkan kesejahteraan para pekerja sosial keagamaan. Baik itu takmir, marbot masjid, modin perempuan, dan jamaah tahlil.
Menanggapi hal itu, Bacawabup Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan, sempat mendapati banyak pihak yang menanyakan tentang kabar tidak benar yang sempat berhembus, tentang penghentian insentif untuk para pekerja sosial keagamaan.
“Banyak yang menanyakan ke saya, katanya insentif untuk pekerja sosial keagamaan akan dihentikan, itu tidak benar. Insyaallah di 2025 dan manakala Allah memberikan amanah kepada kami untuk menjabat, maka (insentif) tidak akan dihentikan,” kata Nurul.
Perempuan asal Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu menegaskan, keberadaan para pekerja sosial keagamaan selama ini dinilai telah memiliki andil besar menghidupkan kegiatan keagamaan di Bojonegoro.
“APBD Bojonegoro cukup besar, dan mampu untuk meningkatkan insentif para pekerja sosial keagamaan. Apalagi ini untuk membantu meningkatkan kesejahteraan,” tandas Nurul.
Untuk diketahui, ikrar dukungan kepada Setyo Wahono-Nurul Azizah itu dilakukan oleh puluhan perwakilan pekerja sosial keagamaan dari enam kecamatan di wilayah timur Bojonegoro.
Ikrar dukungan dilaksanakan oleh para ta’mir masjid, marbot masjid, jamaah tahlil laki-laki, jamaah tahlil perempuan, dan modin perempuan dari Kecamatan Kanor, Baureno, Kepohbaru, Kedungadem, Sumberrejo, dan Kecamatan Kapas.
Ikrar dukungan kepada cabup dan cawabup, Setyo Wahono-Nurul Azizah dipusatkan di Pondok Pesantren Roudlotul Jannah, yang diasuh oleh KH Sunaryo Hanas, Dusun Patoman, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, yang diikuti sekitar 43 peserta. [lus/suf]






