Ponorogo (beritajatim.com) – Bulan Ramadhan menjadi kesempatan untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya untuk sesama di Ponorogo. Hal itu dilakukan untuk mencari berkah di bulan penuh dengan rahmat ini.
Salah satunya dilakukan oleh oleh pegiat media sosial (Medsos) di Kabupaten Ponorogo. Jika biasanya komunitas atau donatur membagikan makanan untuk berbuka, beda dengan pegiat medsos ini. Ya, pegiat medsos ini, justru membagikan makanan untuk sahur.
Seperti yang dilakukan memberikan menu sahur untuk ratusan anak penghuni panti asuhan Uyun Al Hikam yang berada di Desa Prajegan Kecamatan Sukorejo Ponorogo.
“Kita rutin memberikan menu sahur di panti asuhan Uyun Al Hikam di Sukorejo,” kata salah satu pegiat medsos di Ponorogo Maya Nika Sari Putri, Sabtu (08/04/2023).
https://beritajatim.com/ragam/berkunjung-ke-masjid-tegalsari-ponorogo-khofifah-bernuansa-spiritual-dan-kultural/
Maya sapaan akrab Maya Nika Sari Putri menyebut pihaknya sengaja memberikan menu sahur, karena selama ini hampir tidak ada donatur yang mau berbagi makanan disaat sahur.
Padahal, menu makanan sahur sangat dibutuhkan, terutama untuk penghuni yayasan ataupun panti asuhan. Dari keprihatinan itulah, dirinya dan pegiat medsos lainnya kini rutin memberikan menu makanan sahur untuk penghuni panti asuhan.
“Ternyata jarang donatur yang ngasih menu makanan sahur, kebanyakan ya menu makanan buka puasa. Atas kenyataan itulah kita melakukan bagi-bagi makanan untuk sahur, terutama di panti asuhan,” ungkap Maya.
https://beritajatim.com/advertorialreg/pemkab-ponorogo-gelar-bazar-ramadhan-upaya-tingkatkan-ekonomi-pelaku-umkm/
Membagikan menu makanan sahur untuk 150 anak-anak panti asuhan yang rata-rata yatim maupun sengaja ditinggal orangtuanya. Hal itu sudah dilakukan para pegiat medsos selama 4 tahun terakhir.
“Selain jarang donatur yang ngasih menu sahur, anak-anak panti ini juga kasihan, harus bangun pagi-pagi untuk masak dan menyiapkan makanan sahur untuk 150 penghuni panti,” katanya.
Karena jumlah menu sahur yang dibagikan cukup banyak, Maya selalu menggandeng pengusaha catering rumahan untuk menyiapkan menu sahur bagi anak-anak panti. Menu makanan yang diberikan pun cukup bergizi. Selain merogok dari kocek pribadi, santunan menu sahur untuk anak-anak panti ini, kata Maya juga dari sumbangan para donatur di medsos berbagi bahagia yang Ia kelola.
“Ya sengaja juga pilih catering rumahan, juga untuk memberdayakan UMKM lokal,” pungkasnya.
Sementara itu Inawati, pengasuh panti asuhan Uyun Al Hikam mengungkapkan bahwa adanya pembagian menu sahur ini, sangat membantu panti asuhannya. Anak-anak jadi tidak begitu repot untuk menyiapkan menu sahur. Sehingga mereka juga tidak bangun terlalu pagi.
“Santunan menu sahur memang jarang sekali. Sehingga ketika ini ada dan rutin kami sangat terbantu sekali. Minimal kami sudah tidak memikirkan lauknya,” pungkasnya. (end/ted)






