Bondowoso, (beritajatim.com) – Menyambut arus mudik Lebaran 2025, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso mendirikan “Posko Gotong Royong” yang menyediakan fasilitas kesehatan dan pertolongan pertama bagi para pemudik. Posko ini mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menjelaskan bahwa Posko Gotong Royong ini merupakan inisiatif dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan serentak di 38 kota/kabupaten.
“Kegiatan Posko Gotong Royong ini memang menjadi inisiasi dari DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur dan serentak dilaksanakan di 38 kota/kabupaten sebagai wujud perhatian dan gotong royong kami terhadap masyarakat, apalagi mereka yang mudik dan berkunjung ke kampung halaman,” ujar Sinung Sudrajad saat ditemui di lokasi posko, Jumat (20/3/2026).
Sinung menjelaskan bahwa konsep gotong royong diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak dalam mendukung kelancaran arus mudik. Posko yang didirikan tidak hanya menyediakan fasilitas fisik seperti tenda dan obat-obatan, tetapi juga melibatkan kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah.
“Semangat gotong royong ini kami wujudkan dengan menyediakan fasilitas pertolongan pertama di posko. Seperti yang ada di belakang ini, ada tenda dan beberapa obat-obatan untuk keperluan darurat. Kami juga bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bondowoso untuk ikut serta secara aktif mensukseskan kelancaran arus mudik,” tambahnya.
Posko Gotong Royong ini akan beroperasi mulai hari ini hingga 26 Maret 2026. Berbagai fasilitas kesehatan disediakan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin dialami pemudik selama perjalanan.
“Di sini nanti ada alat kesehatan (alkes), kemudian obat-obatan untuk pertolongan pertama dan pertolongan darurat. Kami juga sudah berkontak dengan beberapa fasilitas kesehatan terdekat apabila memang dibutuhkan untuk keadaan-keadaan darurat yang tidak bisa ditangani di posko mudik ini,” jelas Sinung.
Keberadaan Posko Gotong Royong ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas maupun yang tiba di Bondowoso. Sinung juga menyampaikan pesan hangat kepada seluruh pemudik.
“Selamat datang di Bondowoso. Jika ada satu dan lain hal, monggo, silakan mampir di Posko Gotong Royong ini. Hati-hati di jalan, utamakan keselamatan,” pesannya.
Dengan semangat gotong royong, posko ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang sedang dalam perjalanan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung. (awi/aje)






