Sumenep (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep harap kebakaran di MWC NU Lenteng segera terungkap setidaknya pekan ini.
Ketua PCNU Sumenep, Ahmad Panji Taufik mengapresiasi langkah Polres Sumenep untuk mengungkap kasus kebakaran aset MWC NU Lenteng. Ia berharap agar kasus itu segera terungkap, agar tidak menjadi ‘bola liar’ di masyarakat.
“Semoga dalam satu dua hari ini, atau dalam minggu ini, kasus kebakaran itu bisa terungkap. Ini supaya tidak jadi bola liar. Supaya fitnah itu sirna ketika sudah jelas penyebab kebakarannya,” ujar Panji.
Polres Sumenep masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran aset MWC NU Lenteng, berupa tumpukan kayu. Bahkan Polres Sumenep telah mendatangkan tim Labfor Polda Jatim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko menjelaskan, Tim Labfor Polda Jatim telah melakukan olah TKP dan mengambil beberapa sampel untuk kepentingan pengungkapan penyebab kebakaran.
Baca Juga:
Kebakaran MWC NU Lenteng, Polres Sumenep Datangkan Labfor
“Saat ini masih dalam proses analisa-analisa. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium forensik yang dilakukan oleh tim,” katanya, Rabu (10/5/2023).
Pada Jumat (5/5/2023) dini hari, tumpukan kayu yang ada di belakang Kantor MWC NU Lenteng, di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, ludes terbakar. Kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui penjaga kantor MWC NU, Arul (21), warga Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng. Saat itu ia tengah piket jaga bersama Saili (24), dan Ilyas (20), semuanya warga Desa Lenteng Barat.
Saat kejadian, petugas piket tengah memasak mie rebus. Setelah selesai memasak mie, ia keluar dari gedung untuk membuang air sisa rebusan mie. Ketika membuka pintu belakang, ia kaget karena melihat asap dan api yang sudah membesar, tepat di belakang gedung MWC NU.
Baca Juga:
Kayu Batangan di MWC NU Lenteng Sumenep Terbakar
Api itu ternyata berasal dari tumpukan kayu bekas. Dalam musibah kebakaran itu, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp6 juta untuk 2 kubik kayu yang terbakar.
Kasus kebakaran di MWC NU Lenteng tersebut merupakan kali kedua terjadi dalam dua pekan terakhir. Kasus kebakaran pertama terjadi pada 23 April 2023. Saat itu tumpukan kayu di depan kantor MWC NU Lenteng terbakar.
“Kami masih melakukan penyelidikan intensif terkait dua kali kebakaran di kantor MWC NU Lenteng itu. Apakah memang ada faktor kesengajaan atau diduga sengaja dibakar oleh seseorang, atau memang terbakar sendiri,” ujar Edo. [tem/beq]






