Sidoarjo (beritajatim.com) – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo merayakan Lailatul Ijtima sebagai bagian dari rangkaian acara ‘2 Tahun Khidmat PCNU Sidoarjo’ di Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari, Lingkar Timur Sidoarjo.
Selama dua tahun kepengurusan periode 2021-2026, PCNU Sidoarjo telah mencapai sejumlah capaian yang membanggakan. Dalam kesempatan ini, diumumkan rencana pembangunan gedung kampus Universitas Nahdalatu Ulama Sidoarjo (Unusida) yang akan memiliki tujuh lantai.
Ketua PCNU Sidoarjo, KH Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa gedung 7 lantai Unusida akan dibangun di sebelah selatan Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Rencana ini menjadi bagian integral dari pembangunan kompleks perkumpulan NU Sidoarjo. Selain menjadi fasilitas perkuliahan, gedung ini juga akan menjadi pusat kegiatan NU di masa mendatang.
“Pembangunan gedung 7 lantai ini dijadwalkan akan dimulai pada awal tahun 2024. Kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu,” ungkap KH Zainal Abidin pada Senin (18/12/2023).
Sebagai alumni Lembaga Pesantren Al-Khoziny Buduran, KH Zainal Abidin menambahkan bahwa progres pembangunan Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari sudah mencapai 60 persen dan dapat digunakan sebagai tempat ibadah. Masjid ini memiliki desain bangunan yang unik, memadukan unsur Jawa, China, Mesir, dan Eropa.
“Masjid ini menjadi kebanggaan warga Sidoarjo karena mencerminkan ke-Indonesia-an dan peradaban dunia. Insya Allah, masjid ini akan menjadi yang pertama di Indonesia yang memiliki unsur Jawa, China, Mesir, dan Eropa, dikenal sebagai masjid Nusantara,” tambahnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, dilaksanakan juga pengukuhan takmir masjid dan panitia pembangunan Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Terpilih sebagai Ketua Takmir Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari adalah KH Zainal Hayat dari Tanggulangin, yang beranggotakan pengurus dari PCNU dan perwakilan MWC NU se-Sidoarjo. (isa/ian)






