Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC memastikan menambah kuota pemain asing guna menghadapi kompetisi Super League 2025-2026, seiring dengan adanya regulasi anyar dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai regulator kompetisi.
Dalam regulasi terbaru PT LIB, komposisi legiun asing yang sebelumnya maksimal diisi 8 pemain diubah dan ditambah menjadi 11 pemain dengan komposisi 8 pemain dapat bermain bersamaan dari total 11 pemain terdaftar.
Sejauh ini terdapat 8 (delapan) pemain asing sebagai bagian dari keluarga besar Laskar Sape Kerrab, Iran Junior (Brasil), Joâo Pereira Albertine (Guinea-Bissau), Jordy Wehrmann (Belanda), Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), Luis Marcelo Morais dos Reis (Brasil), Pedro Monteiro (Portugal), Roger Bonet Badia (Spanyol), dan Valeriy Ihorovych Hryshyn (Ukraina).
“Setalah melalui sederet diskusi antara manajemen dan tim pelatih, Laskar Sape Kerrab dipastikan akan menambah jumlah pemain asing,” kata Media Officer (MO) Madura United FC, Ferdiansyah Alifurrahman, Jum’at (11/7/2025).
Namun kepastian menambah kuota pemain asing tersebut, tidak menutup kemungkinan justru kurang dari angka maksimal yakni 11 pemain asing. “Insya’ Allah, Madura United akan menambah dua pemain asing lagi,” ungkapnya.
“Sebagai tim profesional yang taat aturan, Madura United akan beradaptasi terhadap format baru kompetisi berdasar hasil RUPS. Bahkan kami juga terbuka dan siap menerima saran dari seluruh elemen suporter Madura terkait rekrutmen pemain asing baru,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Madura United sudah menyiapkan sebanyak 31 pemain termasuk 8 legiun asing yang akan berlaga pada kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Super League musim depan.
Bahkan pihak manajemen juga memastikan jika tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, memusatkan laga kandang (home) di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, seperti yang disampaikan Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi. [pin/kun]






