Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengambil langkah nyata untuk meningkatkan keamanan berkendara dengan merencanakan pemasangan lampu penerangan jalan secara masif. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang merasa khawatir saat melintasi jalur-jalur sepi dan gelap pada malam hari.
Distribusi titik lampu baru ini akan menyasar belasan wilayah kecamatan yang selama ini dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Melalui langkah ini, pemerintah berharap angka kecelakaan dan potensi tindak kejahatan di jalanan dapat ditekan secara signifikan.
“Anggaran yang disiapkan sebesar 4,5 miliar rupiah ini lokasinya akan tersebar di 12 kecamatan berbeda,” ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan, Yasin. Ia merinci bahwa wilayah seperti Kraton, Bangil, hingga kawasan pegunungan seperti Tutur dan Lumbang masuk dalam prioritas pembangunan.
Proses pengerjaan di lapangan diperkirakan akan segera dimulai dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan administrasi selesai. Fokus utama pembangunan adalah jalur-jalur strategis yang menjadi urat nadi mobilitas warga antarwilayah di Kabupaten Pasuruan.
“Rencana pembangunan fisik di lapangan akan segera kami mulai sekitar bulan Juni atau Juli mendatang,” tambah Yasin saat memberikan penjelasan teknis. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal proyek ini agar rampung tepat waktu sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh pengguna jalan.
Kehadiran penerangan yang memadai diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi warga di malam hari. Jalur-jalur di wilayah timur seperti Nguling hingga wilayah barat seperti Gempol akan mendapatkan perhatian serupa dalam pemerataan fasilitas ini.
Warga di berbagai pelosok desa kini menaruh harapan besar pada proyek infrastruktur ini demi kenyamanan akses transportasi. Dengan kondisi jalan yang lebih terang, risiko kecelakaan akibat minimnya jarak pandang diharapkan tidak lagi menghantui para pengemudi.
Pemerintah daerah berjanji akan terus melakukan evaluasi terhadap titik-titik yang masih membutuhkan tambahan pencahayaan pada tahun-tahun berikutnya. Sinergi antara ketersediaan fasilitas publik dan keamanan wilayah menjadi kunci utama dalam membangun kenyamanan di Kabupaten Pasuruan. (ada/kun)






