Surabaya (beritajatim.com) – Mendengar kata passion disebut, kata apa yang terbesit pertama kali di pikiranmu? hobi? kesukaan? atau skill yang kamu suka dan kamu kuasai? Passion sering kali diartikan sebagai minat atau kegemaran dalam suatu bidang.
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sendiri mengartikan passion sebagai kegemaran, gairah, keinginan yang besar atau semangat. Semua pengertian di atas seolah-olah ingin memberi kesan bahwa mengikuti passion adalah persoal kesenangan semata.
Namun, berbeda dengan kebanyakan pendapat yang ada, Sabrang Mowo Damar Panuluh, anak Emha Ainun Najib justru membuka perspektif yang bertolak belakang dengan apa yang banyak orang percayai. Dalam berbagai diskusi yang ia lakukan, ia mengutarakan bahwa, passion berasal dari kata dasar passio yang memiliki arti suffering atau menderita.
Jadi ungkapan yang sering kita dengar terkait sukses, yakni ‘follow her passion’ artinya bukan mengikuti apa yang kamu suka. Namun, justru mengikuti penderitaannya. Sabrang menjelaskannya sebagai sebuah kesedian seseorang untuk menanggung penderitaan agar tercapai apa yang diinginkan. Singkatnya ‘follow her passion’ artinya ikuti kesusahan yang mau kamu tanggung untuk menuju apa yang diinginkan.
Sabrang mengibaratkan bahwa, jika seseorang memiliki mimpi ia harus tahu betul apa penderitaan yang harus ditanggungnya dan apakah ia mau untuk menanggungnya. Jadi, passion bukan soal kesenangan namun penderitaan yang kamu sediakan dirimu untuk menghadapinya. Sebab, penderitaan adalah sebuah kepastian dalam hidup.
[berita-terkait number=”5″ tag=”surabaya”]
Dia mencontohkan, seperti seseorang yang malas sekolah tapi susah cari kerja, atau menderita belajar di sekolah, tapi mudah dapat kerja. Keduanya memiliki penderitaan masing-masing. Yang pertama menderita cari kerja dan kedua menderita sekolah. Di sinilah, kamu harus menentukan penderitaan apa yang ingin kamu tanggung. Itu lah passion.
Vokalis band Letto itu juga mencontohkan penerapan passion dalam proses bertelur nya sebuah album Letto. Ia mengaku, untuk satu album sukses Letto yang berisi 10 lagu, ia telah membuat puluhan lagu yang tidak masuk dalam list atau terbuang.
Namun, hal itu ia sebut sebagai proses agar 10 lagu ini lahir. Tanpa kegagalan dari puluhan lagu kemarin, tidak akan ada lagu hits lahir. Jadi, ikuti penderitaan yang kamu mau menanggungnya untuk mencapai apa yang diinginkan. (Jhn/nap)






