Pasuruan (beritajatim.com) – Calon Bupati (Cabup) Pasuruan KH Mujib Imron mengatakan, pasangan Gus Mujib – Ning Wardah (MUDAH) memiliki cara strategis mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Hal itu disampaikan Gus Mujib, sapaan akrab Cabup Pasuruan dalam debat perdana Pilkada Pasuruan yang digelar di Surabaya, Kamis (17/10/2024) malam.
Sebelumnya, dalam pertanyaan panelis disebutkan bahwa IPM Kabupaten Pasuruan masih jauh tertinggal dengan kabupaten atau kota di sekitarnya.
Misalnya saja Sidoarjo, IPMnya sudah 81 sekian, Mojokerto sudah 76 sekian, dan Malang sudah 73 sekian. Sedangkan, Kabupaten Pasuruan hanya baru 71 sekian.
Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) juga terjadi ketimpangan. Tingkat SD 97 persen sekian, SMP 82 persen sekian, SMA 50 persen sekian, dan perguruan tinggi 13 persen sekian.
Menanggapi hal itu, Gus Mujib mengaku sudah menyiapkan terobosan untuk melakukan percepatan mendongkrak angka IPM di Kabupaten Pasuruan jika terpilih menjadi Bupati Pasuruan.
“Dalam 24 program prioritas yang kami usung bersama Ning Wardah, ada wacana pengalokasian anggaran Rp 100 Miliar untuk pendidikan formal ataupun non formal,” katanya.
Tidak hanya itu, kata Gus Mujib, pasangan MUDAH juga punya solusi untuk meningkatkan pendidikan anak – anak generasi penerus Kabupaten Pasuruan.
“Jika pasangan MUDAH terpilih, kami akan siapkan 10.000 beasiswa pendidikan untuk semua kalangan yang berprestasi dan tidak mampu,” sambungnya.
Beasiswa ini nantinya bisa digunakan untuk santri, pelajar, atlet, budayawan, dan siapapun termasuk para penyandang disabilitas. Semuanya akan mendapat kemudahan untuk belajar. [ada/aje]






