Madiun (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang di Pasar Dolopo, Kabupaten Madiun, mengeluhkan kondisi aktivitas jual beli yang semrawut.
Keberadaan pedagang ojokan yang berjualan di area parkir dan pinggiran jalan, sehingga mengganggu akses masuk pembeli ke dalam pasar.
Para pemilik lapak merasa dirugikan dengan kondisi ini, karena pendapatan mereka berkurang akibat area lahan jualan mereka terganggu.
“Pasar bagian dalam sepi, banyak pedagang sayur dan bahan baku berjualan di luar, di sebelah barat dan selatan pasar,” ujar Sugiyono, salah satu pemilik kios makanan.
Situasi ini menyebabkan calon pembeli kesulitan untuk masuk ke dalam pasar dan menuju ke kios-kios.
“Penjualan jadi sepi, padahal kami setiap bulan harus menanggung biaya sewa,” keluh Sugiyono.
Hal senada diungkapkan oleh Muhammad Ridwan, pedagang ayam potong di Pasar Dolopo. Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan ini kepada pengelola pasar, namun belum ada tindakan yang diambil.
“Kami pemilik kios merasa dirugikan. Rencananya kami akan mengadukan kondisi ini ke pemerintah daerah, DPRD, dan pihak berwajib,” kata Ridwan. [fiq/aje]






