Sampang (beritajatim.com) – Parade daul combo dan dug dug yang akan dilaksanakan malam ini dengan start alun-alun Trunojoyo menuju monumen di Kabupaten Sampang, Madura. Jalan protokol di kawasan perkotaan pun akan dialihkan ke jalan alternatif.
“Untuk warga yang hendak ke Surabaya atau ke Pamekasan kita alihkan ke jalan alternatif, sebab malam ini hingga besok ada parade daul yang menjadi tradisi warga Sampang,” ucap AKP Rukimin Kasat Lantas Polres Sampang, Rabu (17/4/2024).
Pria yang akrab disapa Ruki ini menambahkan, parade daul combo dan dug dig ini akan dilaksanakan selama dua malam, yakni tanggal 17-18 April 2024. Mulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga selesai.
“Kegiatan daul ini berlasung selama dua malam, sehingga kami imbau kepada warga yang hendak melintas di Sampang hindari kawasan kota,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, daul combo dan dug dug ini merupakan musik tradisional yang hanya ada di saat bulan Ramadhan. Musik daul adalah musik untuk membangunkan umat Islam menjalankan santap saur saat berpuasa.
Musik daul sendiri meliputi kendang, jidur, dep, seruling, dan berbagai alat musik lainya tanpa mengunakan listrik. Daul dimainkan secara berkelompok dan setiap musisi mempunyai peran masing-masing, juga dilengkapi dengan seorang penyanyi. [sar/but]






