Bondowoso, (beritajatim.com) – Panitia khusus (pansus) I DPRD Kabupaten Bondowoso menilai data yang dipaparkan tim penyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, tak jelas.
Hal ini terungkap di sela rapat kerja pansus membahas Raperda tentang RPJPD tahun 2025-2045 di Graha Paripurna DPRD Bondowoso, Senin (15/7/2024)..
Beberapa anggota pansus mengkritik paparan tim penyusun RPJPD yang tidak menjabarkan faktor turunnya indeks birokrasi di Bondowoso sejak beberapa tahun terakhir.
“Di sini ada evaluasi dari apa yang kita jalani 20 tahun ke belakang. Di sini tidak jelas, faktornya apa saja?,” kata Budi Hartono, anggota pansus I DPRD Bondowoso.
Menurutnya, jika persoalannya tidak jelas, maka sulit untuk menentukan langkah terukur supaya hal negatif tidak terulang lagi di masa yang akan datang.
“Seharusnya tim penyusun bisa memberi penjelasan. Kalau memang tidak ada, diakui kalau di sini belum cukup,” cetus legislator PKS ini.
Sahlawi, anggota pansus lainnya senada. Ia setuju bahwa tidak ada gambaran cukup jelas berkaitan data yang disodorkan Pemkab Bondowoso.
“Kenapa itu terjadi? Faktornya apa? Sehingga memberi gambaran ke kita untuk penyusunan yang lebih baik,” ucap Sekretaris DPC PPP Bondowoso tersebut.
Ady Kriesna menambahkan, kejelasan faktor turunnya indeks pembangunan di Bondowoso dapat menentukan solusi untuk Bondowoso 20 tahun ke depan.
“Kalau bisa dipertahankan ayo kita pertahankan, kalau perlu ditingkatkan. Kalau indeks turun, gimana cara kita antisipasi ke depan,” ulasnya.
Ia mencontohkan dengan indeks birokrasi yang disebut turun, namun tidak dijelaskan penyebabnya apa saja.
“Kalau faktornya kepemimpinan, maka bukan karena sistem melainkan faktor pemimpin,” ucap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bondowoso ini.
Plt Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Bondowoso, Puspo Pranoto menjawab kritikan tersebut.
“Nanti ada kajian dari bagian organisasi. Faktor apa saja yang meliputi dan mempengaruhi. Data ini kita sajikan semaksimal mungkin,” ucapnya. (awi/ian)






