Tuban (beritajatim.com) – Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin melakukan kunjungan kerja ke Marshalling Area (MA) Yonif TP 932/Sunan Bonang yang berada di kawasan Hutan Rimba Sendang Asmoro, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban pada Rabu 8 April 2026, didampingi oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Tuban.
Dalam kunjungannya, Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin menyampaikan Yonif TP 932 ini menjadi batalyon yang istimewa karena merupakan satu-satunya batalyon yang menggunakan nama tokoh agama sekaligus Walisongo, yakni Sunan Bonang.
Menurutnya, nama besar Sunan Bonang harus menjadi teladan sekaligus semangat bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Personel harus mampu meneladani serta mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Sunan Bonang, terutama dalam membangun komunikasi yang ramah, humanis, serta mampu berbaur dengan masyarakat,” ujar Pangdam V/Brawijaya.
Lanjut, ia juga menjelaskan bahwa Sunan Bonang dikenal memiliki pendekatan yang santun dan bijaksana dalam berdakwah, serta mampu mengkolaborasikan kearifan lokal dalam setiap langkahnya.
Sehingga, nilai-nilai ini penting untuk diterapkan oleh seluruh personel agar dapat menyatu dengan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah di daerah.
“Pentingnya menjaga keamanan wilayah Marshalling Area dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Selain itu, seluruh personel diminta untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem selama berada di kawasan tersebut. Pesannya, jaga kondisi lingkungan sosial, pelihara ekosistem, jangan asal membakar sampah, dan gunakan air di sekitar dengan bijak.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Tuban, Forkopimda, Perhutani, serta pemerintah desa setempat atas dukungan penuh terhadap keberadaan Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang,” jelas Rudy Saladin.
Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sehingga, pihaknya memohon dukungan dan masukan dari seluruh pihak agar para personel dapat memberikan manfaat nyata bagi warga serta membawa kesan mendalam selama menjalankan tugas di Marshalling Area ini.
“Sebanyak 612 personel menempati Marshalling Area Yonif TP 932/Sunan Bonang. Harapannya, keberadaan lokasi ini dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan dan peningkatan kemampuan personel, mulai dari taktik perang, pembinaan kedisiplinan, hingga penguatan kapasitas tempur lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menegaskan komitmen Pemkab Tuban dalam mendukung penuh sinergi bersama TNI, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah serta mendukung penguatan pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran Yonif TP 932/Sunan Bonang di Kabupaten Tuban diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kami mengajak para personel untuk memanfaatkan waktu libur maupun cuti dengan mengenal lebih dekat potensi wisata religius dan destinasi unggulan di Kabupaten Tuban, salah satunya dengan berziarah ke Makam Sunan Bonang sebagai salah satu ikon religi di Tuban, sekaligus mengunjungi berbagai destinasi wisata lainnya,” harap Mas Lindra sapaan Bupati Tuban itu.
Ia juga berharap para personel untuk menikmati ragam kuliner khas Tuban sebagai bagian dari pengalaman selama bertugas di daerah tersebut. Menurutnya, keramahan masyarakat, kekayaan wisata, dan kuliner di Kabupaten Tuban menjadi daya tarik tersendiri.
“Kami harap dengan potensi lokal disini dapat memberikan kesan positif bagi setiap personel yang hadir di Kabupaten Tuban,” tutup Mas Lindra.[dya/ted]






