Jember (beritajatim.com) – Nyoman Aribowo, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional dan legislator DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyarankan pengelolaan destinasi wisata dilakukan bersama investor. Dia menolak usulan pembentukan perusahaan daerah pariwisata.
“Kalau kultur badan usaha milik daerah (BUMD) masih kultur birokrasi, saya khawatir tata kelolanya kurang bagus dalam hal perawatan dan pelayanan. Saya lebih setuju bekerjasama dengan pihak ketiga yang profesional,” kata Nyoman, Minggu (15/5/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-jember”]
Pemerintah Kabupaten Jember adalah pemilik saham destinasi wisata itu yang tinggal memperoleh kontribusi pajak dan lainnya. “Itu mungkin lebih bisa diterima dan peluangnya untuk pendapatan asli daerah dan pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik,” kata Nyoman, mencontohkan Jatim Park Group dan Wisata Bahari Lamongan.
Sebelumnya, Hasti Utami, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Kabupatane Jember, mengusulkan agar pemda membentuk badan usaha milik daerah (BUMD) atau perusahaan daerah untuk mengelola sejumlah destinasi wisata potensial secara profesional. “Pariwisata adalah bisnis kreatif. Hanya bisa maju dan berhasil jika dikelola dengan kreativitas. Perusahaan daerah harus dipegang orang-orang yang berkompeten di bidangnya,” katanya.
“Kalau ada perusahaan daerah pasti terfokus di situ. Perusahaan daerah ini pasti akan mencari keuntungan. Ada banyak cara untuk perusahaan daerah mengatur pariwisata. Nanti nilai akhirnya, empat destinasi wisata bisa jadi sumber penghasilan baru untuk Pemkab Jember,” kata Hasti.
Perusahaan daerah ini, menurut Hasti, sebaiknya dipimpin orang di luar birokrasi dan sudah terbukti berkarya. “Bukan hanya bermodal ijazah. Dia harus berani dan mau berjuang, karena Jember harus memiliki akselerasi pembangunan pariwisata. Tidak bisa dibangun normatif. Kejar ketertinggalan dengan kerja ekstra keras,” katanya.
Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pembangunan perusahaan daerah khusus pariwisata masih butuh kajian. Namun dia sepakat jika pariwisata bisa mendongkrak perekonomian daerah. [wir/kun]






