Bojonegoro (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Bojonegoro memberi sinyal untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024.
Representasi bakal pasangan calon bupati-wakil bupati di Pilkada Bojonegoro 2024 yang diusung KIM adalah adik kandung Mensesneg Pratikno, Setyo Wahono-Nurul Azizah. Beberapa parpol KIM, kini sudah memberikan rekomendasinya.
DPD PAN dalam Pilkada Bojonegoro sebelumnya telah memberikan rekomendasi kepada bakal calon bupati petahana Anna Muawanah. Namun, keputusan rekomendasi itu berpotensi berubah ke Setyo Wahono-Nurul Azizah.
“Saya menunggu dan tegak lurus apapun yang diputuskan DPP (PAN),” ujar Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri, Jumat (26/7/2024).
Seperti yang sebelumnya juga telah dilakukan oleh DPD Partai Golkar Bojonegoro. Partai berlambang pohon beringin itu telah memberi surat tugas untuk mengusung mantan Bupati Bojonegoro periode 2018-2023. Namun, kini rekomendasi itu jatuh ke Wahono-Nurul.
Lasuri menjelaskan, jika KIM memberikan dukungan ke Wahono-Nurul, dia berkeyakinan PAN juga akan turut memberikan dukungan serta rekomendasi. Namun, sampai saat ini, pihaknya juga masih menunggu keputusan tersebut. “Kita tunggu dalam waktu dekat ini,” tambahnya.
Pria yang menjabat Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro itu memaparkan bahwa, pasangan ini merupakan pasangan yang ideal.
“Dua-duanya punya pengalaman dan kemampuan, plus minusnya saling menutupi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, adik kandung Mensesneg Pratikno, Setyo Wahono saat ini telah mengantongi rekomendasi dari 5 parpol yang ada di Bojonegoro sebagai pasangan bakal calon bupati berpasangan dengan Nurul Azizah. Kelima parpol yang telah resmi menurunkan rekomendasi itu, Partai Gerindra, Demokrat, PPP, PBB, Partai Golkar. [lus/ted]






