Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), mulai serius mewujudkan Pamekasan Sport Tourism Hub dalam rangka meningkatkan sektor wisata olahraga di wilayah setempat.
Hal tersebut dibuktikan dengan giat Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Menuju Pamekasan Sport Tourism Hub’ di I-Cafe & Resto Jl Agus Salim, Pamekasan, Kamis (15/9/2022). Sekaligus melanjutkan komitmen bersama Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, beberapa waktu lalu.
Dalam FGD tersebut, pihak Disporapar menggandeng sejumlah pihak terkait. Di antaranya Komisi IV DPRD Pamekasan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Termasuk juga perwakilan dari pihak swasta, seperti Mandala Wisata Tour dan Transport, Almuna Indah Wisata Tour & Travel, Himpunan Bank Negara (HIMBARA) Pamekasan, yang diwakili oleh Bank Mandiri Cabang Pamekasan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
“Melalui gagasan FGD, semua pihak menyatakan sepakat untuk mewujudkan PSTH (Pamekasan Sport Tourism Hub). Bahkan dari hasil diskusi ini, juga sudah menghasilkan konsep yang nantinya akan segera kita realisasikan,” kata Kepala Disporapar Pamekasan, Kusairi, Jum’at (16/9/2022).
Bahkan pihaknya juga menyampaikan keberadaan lahan yang nantinya dapat dijadikan sebagai pusat dari PSTH, yakni area GOR Nyalaran Pamekasan. “Di sana ada lahan seluas 1 hektar yang bisa kita fungsikan, serta berpeluang untuk pelebaran menjadi 2 hektar,” ungkapnya.
“Sangat penting melanjutkan hasil dari FGD ini, serta lebih diperdalam melalui diskusi terbatas bersama pihak terkait. Sehingga nantinya dapat menghasilkan road map dan mengintegrasikan dengan sejumlah destinasi wisata, termasuk kalender atau pemetaan event olahraga di Pamekasan,” jelasnya.
Dari itu pihaknya sangat berharap hal tersebut dapat segera direalisasikan. “Tentunya kami sangat berharap hal ini dapat segera terwujud, guna meningkatkan sektor wisata olahraga di wilayah setempat,” pungkasnya. [pin/but]






