Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pria diduga preman dihajar massa di Jalan Raya Trowulan depan Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST) Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/4/2022). Ini setelah pelaku kepegok usia memalak sopir truk.
Aksi pengeroyokan tersebut direkam sejumlah warga yang ada di lokasi kejadian. Tampak pelaku yang menggunakan kaos bermotif dengan warna ungu hitam jadi sasaran yang diduga dilakukan para sopir truk, satu orang memakai jaket warna merah tanpak melerai massa yang geram.
Pemilik warung, Yanti (50) mengatakan, pelaku dihajar massa usia memalah sopir truk di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. “Ada masalah orang minta pajak mobil. Mintanya di By Pass Mojoagung. Mintanya tidak sedikit, dikasih sedikit tidak mau. Paling banyak Rp500 ribu,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”penganiayaan”]
Masih kata pemilik warung, usai mendapatkan uang hasil pemalakan sekitar Rp 900 ribu tersebut, pelaku ngopi di salah satu warung di area PPST. Tiba-tiba puluhan orang datang dan menarik pelaku keluar warung dan menghajar pelaku. Akibatnya pelaku babak belur di hajar massa dan terluka di bagian wajah.
“Yang dihajar satu orang, yang menghajar ada 25 an. Ramai tadi. Wajahnya babak belur. Namanya Dani, yang dihajar, orang Kedung Bendo. Itu daerah Brangkal, Sooko. Tidak lama polisi datang dan dibawa,” katanya.
Aksi pengroyokan tersebut diketahui petugas. Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Mojokerto guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. [tin/kun]






