Surabaya (beritajatim.com) – Terlepas dari semua perdebatan orang-orang yang pro-vaksin dan anti-vaksin. Tidak semua orang bisa mendapat vaksin Covid-19. Kondisi penerima vaksin juga memiliki peran penting apakah ia bisa langsung diberikan suntikan vaksin atau tidak.
Pemberian vaksin Covid-19 pun sebenarnya sangat tergantung beberapa hal yang harus dipenuhi sebagai syarat. Sebelum divaksin, seseorang akan menjalani screening yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Sehingga jika tidak memenuhi persyaratan, maka tidak bisa menerima vaksin Covid-19.
Ketentuan ini juga telah didasarkan pada hasil riset Kemenkes. Sehingga orang yang tidak memenuhi persyaratan vaksin covid-19 akan sangat berbahaya jika sampai melanggarnya.
1. Orang yang sedang demam
Namun, bukan berarti semua orang demam tidak bisa mendapat vaksin covid-19. Demam yang dimaksud ketika seseorang punya suhu tubuh diatas 37,5 derajat celcius. Hal ini lantas seseorang dianggap tidak layak mendapat vaksin karena menjadi indikator dari serangan virus covid-19.
2. Orang dengan riwayat hipertensi
Seseorang yang pernah mengalami sakit tekanan darah tinggi juga tidak diperbolehkan melakukan vaksin covid-19. Hipertensi yang tidak terkontrol artinya tekanan darah lebih dari 180/110 MMHG.
3. Orang yang alami alergi
Ini berlaku bagi orang yang sudah vaksin covid-19 pertama lalu setelahnya mengalami alergi berat. Sehingga saat vaksin kedua, tidak diperbolehkan untuk divaksinasi karena alergi yang dialami.
4. Pengidap penyakit autoimun
Orang yang mengidap penyakit autoimun seperti asma, dan lupus juga tak diperbolehkan mendapat vaksinasi. Sebab penyakit autoimun akan sangat beresiko jika dipaksakan vaksin.
5. Orang yang sedang mendapat pengobatan
Pengobatan ini berlaku pada seseorang yang mengalami gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, juga penerima produk darah atau transfusi darah. Karena seseorang yang mengalami itu semua sedang bermasalah pada aliran darah sehingga akan beresiko bila dilakukan vaksinasi.
6. Orang yang sedang mendapat pengobatan imunosupresan
Pengobatan imunosupresan seperti kemoterapi atau kortikosteroid membutuhkan penggantian darah dengan durasi yang cukup berdekatan. Sehingga seseorang yang sedang melakukan pengobatan imunosupresan tidak bisa melakukan vaksinasi.
7. Orang yang punya penyakit jantung berat
Penyakit jantung yang sudah berat biasanya sering ditandai dengan dada yang sesak. Jika seseorang mengalami ini maka tidak bisa mendapat vaksin.
Kriteria tersebut yang tidak akan mendapat vaksinasi karena akan sangat beresiko. [dan/tur]






