Magetan (beritajatim.com) – Pagar Kebun Refugia Magetan yang terletak di Kelurahan/Kecamatan Plaosan Magetan rentan rusak saat cuaca buruk. Pagar yang hanya terbuat dari bambu dan dilapisi spanduk tersebut mudah ambruk saat diterjang angin kencang. Bahkan, terhitung sudah rusak sebanyak lebih dari tiga kali sejak kebun bunga pengusir hama itu dibuka pada 2019 silam.
Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Magetan (DTPHPKP) Magetan menyebut kalau tahun ini belum ada anggaran untuk memperkuat pagar. Tahun ini terfokus pada pembangunan menara pandang dan toilet serta lanjutan pembangunan parkir, pembangunan gudang, dan pembangunan lapak souvenir. Dengan total nilai kontrak Rp 1,35 miliar.
“Untuk anggaran pagar kebetulan belum cukup. Kami usulkan untuk dibangun tahun 2022. Dengan estimasi anggaran sekitar satu miliar rupiah,” ungkap Kepala DTPHPKP Uswatul Chasanah pada beritajatim.com, Jumat (29/10/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Dia menyebut untuk pagar bakal dibuat dengan bahan yang lebih kuat. Yakni dengan memadukan rangka besi dan bronjong batu. Pun, desainnya juga tetap akan dibuat menutupi kawasan kebun bunga dari pengguna jalan di Jalan Raya Magetan Sarangan.
”Desain tetap akan dibuat tertutup. Pengunjung yang ingin berfoto dipersilakan masuk dengan membayar tiket. Kami sudah sediakan banyak spot selfie di dalam,” katanya.
Pihaknya sengaja tak membuka pagar karena konsep wisata yang ditawarkan memang menjual kawasan dalam kebun. Sehingga, orang di luar kawasan kebun tidak bakal bisa selfie dari luar. (fiq/ted)






