Pacitan (beritajatim.com) – Meskipun kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi di Pacitan mulai teratasi, namun vaksinasi tetap digencarkan oleh tenaga medis kesehatan hewan dari Bidang Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan.
Setelah termin pertama bantuan vaksin sebanyak 7.000 dosis habis pada awal Februari lalu, Kabupaten Pacitan kembali menerima 11.250 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).
“Saat ini yang sedang kita laksanakan vaksin dari Pemprov Jatim sebanyak 11.250 dosis,” kata Kepala DKPP Kabupaten Pacitan, Sugeng Santoso, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pada Jumat (7/3/2025).
Vaksinasi tersebut ditargetkan rampung pada April 2025 mendatang. Namun, jika stok vaksin dari provinsi habis sebelum target, Kabupaten Pacitan akan mendapatkan tambahan vaksin lagi dari Kementerian Pertanian RI.
“Setelah ini masih ada lagi dari Kementan. Target kita yang dari provinsi selesai pada bulan April nanti,” jelas Sugeng.
Hingga awal bulan Maret, tim medis telah menyuntikkan 5.707 dosis vaksin untuk 1.034 ekor sapi. Sementara itu, jumlah kambing dan domba yang telah divaksin pada periode kedua ini mencapai 9.345 ekor, dengan dosis 1 mililiter per suntikan. Proses vaksinasi PMK di Kabupaten Pacitan hanya ditangani oleh 5 tenaga kesehatan hewan yang mencakup 12 kecamatan. [tri/beq]






