Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan orok janin yang tersimpan di dalam rumah seorang warga berinisial TN (40). Orok tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik dan disembunyikan di bawah kasur.
Penemuan ini langsung memicu perhatian warga sekitar dan respons cepat dari aparat kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi orok janin sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Jenazah janin kemudian dibawa ke RSUD Dokter Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum guna memastikan kondisi medis secara detail.
Humas RSUD Dokter Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima jenazah janin dari kepolisian pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
“Orok ini dibawa oleh pihak kepolisian, dini hari tadi untuk dilakukan visum,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi fisik janin disebut belum terbentuk secara sempurna. Tim medis masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan detail kondisi tersebut.
“Kami simpan di ruang jenazah,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, Imam Mujali, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan tim medis. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan pengecekan ke rumah warga dan menemukan jenazah janin di bawah kasur dalam kondisi terbungkus plastik.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Proses olah TKP juga terus dilakukan untuk mengungkap kronologi peristiwa secara utuh.
Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian janin tersebut. Hasil visum resmi dari tim medis akan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana.
“Masih kami dalami. Kami menunggu hasil visum resmi untuk memastikan penyebab kematian dan menentukan langkah hukum berikutnya,” pungkas AKP Imam Mujali. [end/beq]






