Mojokerto (beritajatim.com) — Operasi Ketupat 2026 yang mengusung tema ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan pengamanan arus mudik Lebaran, khususnya di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Tol Jomo). Hal ini menyusul meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas pada periode mudik tahun lalu.
Kanit PJR Jatim III Warugunung Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman mengungkapkan bahwa jumlah kecelakaan di ruas Tol Jomo saat Lebaran 2025 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun 2024. Dari sebelumnya empat kasus tahun 2024, meningkat menjadi 15 kasus kecelakaan di tahun 2025.
“Dari jumlah tersebut, tercatat dua orang mengalami luka berat dan satu orang luka ringan. Faktor mengantuk menjadi penyebab paling dominan terjadinya kecelakaan, yakni sebanyak tujuh kasus, meningkat dari empat kasus pada tahun sebelumnya,” ungkapnya, Senin (16/3/2026).
Untuk menekan angka kecelakaan pada mudik Lebaran tahun ini, Ditlantas Polda Jatim menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan meningkatkan patroli jalan tol dan kesiapan armada yang melibatkan petugas kepolisian, layanan derek, hingga ambulans, semuanya kami kerahkan di jalur tol.
Selain itu, Ditlantas Polda Jatim juga menghadirkan inovasi layanan patroli menyapa, di mana setiap mobil patroli dilengkapi musik sebagai upaya menjaga kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk pengemudi. Petugas juga memberikan perhatian khusus pada titik rawan kecelakaan (black spot).
“Terutama di KM 791 hingga KM 792 yang kerap menjadi lokasi insiden lalu lintas. Kepadatan arus lalu lintas diprediksi terjadi di Gerbang Tol Bandar Kedungmulyo, seperti pada musim mudik tahun-tahun sebelumnya. Untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan pengalihan arus,” ujarnya.
Pengalihan arus dimulai dari Gerbang Tol Penompo. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi Ditlantas Polda Jatim bersama Polres Jombang, Nganjuk, dan Kediri guna memastikan kelancaran arus mudik. Dengan berbagai strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan Operasi Ketupat 2026 mampu menekan angka kecelakaan serta mewujudkan perjalanan mudik yang lebih aman bagi masyarakat. [tin/but]







