Ngawi (beritajatim.com) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dan Dwi Rianto Jatmiko (Ony-Antok), menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri alas kaki di Ngawi dengan mengunjungi PT Dwi Prima Sentosa (DPS), pabrik sepatu di Kelurahan Karangtengah Prandon, pada Rabu (6/11/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat perkembangan industri alas kaki lokal sekaligus memastikan ketersediaan tenaga kerja terampil sesuai standar nasional.
Menurut Ony, PT DPS yang berfokus pada produksi ekspor ini kini mempekerjakan sekitar 2.400 orang. “Harapannya, industri alas kaki di Ngawi terus berkembang dalam hal jumlah dan kualitas produk, sehingga menjadi andalan bagi masyarakat lokal yang mencari pekerjaan,” ungkap Ony.
Sebagai upaya mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil, Ony-Antok berencana membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di sekitar kawasan Taman Pemuda Soekarno, Ngawi. BLK ini akan dilengkapi fasilitas dan pelatihan yang sesuai standar nasional untuk meningkatkan keterampilan pekerja di sektor alas kaki.
Ony menambahkan bahwa PT Dwi Prima Sentosa siap menyediakan lokasi pelatihan di dalam pabriknya. Saat ini, sebanyak 50 warga Ngawi telah mengikuti pelatihan menjahit di DPS, dan jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 200 orang. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri akan tenaga kerja yang berkompeten.
“Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja di Ngawi tidak hanya memiliki keterampilan dasar tetapi juga unggul di bidangnya. Bahkan, kami berharap alas kaki produksi Ngawi bisa mencapai standar ekspor dengan kualitas tinggi,” tutur Ony.
Sebagai bentuk dukungan terhadap industri inklusif, PT Dwi Prima Sentosa juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Saat ini, tercatat ada 21 karyawan dengan disabilitas pendengaran dan 36 karyawan dengan disabilitas fisik yang bekerja di DPS. Dalam rangka mendukung karyawan disabilitas, Ony menyatakan akan memfasilitasi alat bantu dengar bagi pekerja dengan gangguan pendengaran. Pemeriksaan awal telah dilakukan di RSUD Ngawi, dan rencana pemberian alat bantu ini akan segera ditindaklanjuti.
“Sinergi antara pemerintah, industri, dan tenaga kerja ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk alas kaki dari Ngawi, sekaligus memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat setempat,” pungkas Ony.
Dengan rencana Ony-Antok ini, industri alas kaki di Ngawi diharapkan dapat menjadi sektor yang kokoh serta mampu memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi daerah. [fiq/ted]






