Banyuwangi (beritajatim.com) – Keberadaan pasar takjil ‘Ngerandu Buko’ yang menjamur di seluruh penjuru wilayah Banyuwangi terbukti efektif menjadi salah satu sarana peningkatan ekonomi masyarakat.
Melalui pasar takjil Ramadan, sedikitnya masyarakat menggantungkan ekonomi dari kegiatan yang berlangsung selama satu tahun sekali tersebut. Pasar takjil digelar sebagai salah satu sarana menstimulasi masyarakat agar perekonomian meningkat. Sehingga, diharapkan terjadi pertumbuhan ekonomi.
Kepala Bagian perekonomian Heni Sugiharti mengatakan, kegiatan pasar takjil Ramadan ‘Ngerandu Buko’ bukan hanya dinilai dari sisi jumlah pedagang yang meningkat. Namun juga terbukti cukup ampuh, dapat mendorong perputaran ekonomi daerah di tiap tahunnya.
Pihaknya mengaku, target perputaran uang selama kegiatan pasar takjil tahun 2025 di dua titik yakni jalan Letjen Sutoyo dan Marina Boom cukup tinggi.
Dengan jumlah pedagang sebanyak 563 stan, asumsi 10 persen dari total penduduk yang melakukan transaksi jual beli dan mengacu kegiatan tahun 2024 adalah minimal sekitar Rp 9,2 M.
“Estimasi realisasi ini diharapkan bisa lebih besar daripada target tahun sebelumnya. Untuk perputaran ekonomi kegiatan tahun 2024 dengan jumlah pedagang 325 orang sejumlah 4,8 M selama Ramadan,” tuturnya.
Henik menjelaskan, untuk rata-rata omzet harian para pedagang selama beberapa hari kegiatan pasar takjil berlangsung cukup besar, yakni sebesar Rp1.111.687.
“Hal tersebut terjadi karena opening ‘Ngerandu Buko’ bertepatan dengan libur weekend. Jadi kesempatan masyarakat untuk berbelanja lebih luang,” tuturnya.
Melihat putaran ekonomi yang cukup baik, Heni menyebut, pemantauan higienitas juga terus dilakukan. Tujuannya untuk menjaga keamanan konsumen agar terjaga dari kandungan jenis makanan yang berbahaya.
“Untuk pantauan uji keamanan makanan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Kami perlu menjaga kepercayaan masyarakat agar makanan yang dikonsumsi tidak hanya enak namun juga sehat. Kami berupaya untuk terus mengevaluasi apa saja yang kurang agar semakin menyajikan yang terbaik,” pungkasnya. [tar/ian]






