Bojonegoro (beritajatim.com) – Secara resmi, CEO Persibo Bojonegoro Abdulloh Umar bersama Manajer Tim Persibo Bojonegoro Sally Atyasasmi menyerahkan klub ke pengelola baru. Penyerahan dilakukan dihadapan sejumlah suporter dan Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro beserta jajaran.
Abdulloh Umar menyerahkan klub berjuluk Laskar Angling Dharma itu kepada Eko Setiawan, salah satu anggota Executive Commitee (Exco) PSSI. Eko Setiawan sendiri merupakan pria kelahiran Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutan, Abdulloh Umar mengatakan, pihaknya mantap menyerahkan pengelolaan Persibo Bojonegoro kepada Eko Setiawan. Dia optimistis, Eko Setiawan merupakan sosok yang tepat untuk meneruskan perjuangannya selama tujuh tahun mengelola Persibo Bojonegoro.
“Saya mulai 2015 mengelola Persibo saat vakum karena masih menjalani sanksi PSSI. Saya ditunjuk untuk menyelesaikan sanksi tersebut dan akhirnya bisa ikut berkompetisi lagi. Sehingga tugas saya sudah selesai,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Eko Setiawan mengucapkan terima kasih dan meminta dukungan seluruh pihak untuk mengelola Persibo yang lebih baik. “Sehingga Persibo Bojonegoro bisa bangkit dan naik kasta. Bisa berkompetisi di Liga 2,” ujar pria yang menjabat Exco PSSI Pusat 2023-2027.
Eko sapaannya meneruskan, posisinya sebagai CEO Persibo Bojonegoro saat ini sebetulnya sudah diwacanakan cukup lama. Namun, baru terealisasi saat ini. Ia mengaku tergerak untuk membangkitkan Persibo karena statusnya sebagai putra daerah dan Persibo merupakan klub legendaris yang lahir pada 1949.
Dalam kesempatan serupa, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto mengaku senang dengan adanya peralihan kepemimpinan manajemen Persibo Bojonegoro ini. Dia berharap, semoga karir Persibo Bojonegoro di bawah kepemimpinan Eko dapat lebih baik. Bisa mewujudkan harapan positif suporter maupun masyarakat Kabupaten Bojonegoro. “Ini lembaran baru untuk Persibo Bojonegoro,” tuturnya.
Untuk diketahui, prosesi pergantian pucuk pimpinan manajemen Persibo Bojonegoro tersebut berlangsung di Pendopo Malowopati Bojonegoro. Dalam prosesi itu, Abdulloh Umar dengan besar hati menyerahkan pengelolaan Persibo Bojonegoro kepada Eko Setiawan melalui penandatanganan akta notaris.
Disaksikan para suporter Persibo Bojonegoro, manajer Persibo Bojonegoro Sally Atyasasmi, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, Sekda Bojonegoro Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto, dan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol CZI Arief Rochman Hakim.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, suporter Persibo Bojonegoro selama sebulan ini meminta manajemen lama menyerahkan pengelolaan Persibo Bojonegoro kepada manajemen baru. Suporter menganggap manajemen lama dipimpin Abdulloh Umar tak mampu mengelola Persibo Bojonegoro sehingga klub ini tak optimal berkompetisi dan berprestasi.
Adapun, dengan adanya pergantian manajemen, status kepesertaan Persibo Bojonegoro di Liga 3 Jatim 2023-2024 dipastikan aman alias tetap aktif. [lus/kun]
BACA JUGA: Persibo Bojonegoro Daftar Liga 3 Jatim, Ini Sikap Suporter ke Manajemen






