Bojonegoro (beritajatim.com) – Manajemen Persibo Bojonegoro telah mendaftar klubnya ke Kompetisi Liga 3 PSSI Jatim. Namun, pendaftaran Persibo Bojonegoro ke Liga 3 Jatim ini mendapat tanggapan serius dari elemen suporter.
Koordinator Suporter Bojonegoro Bersatu Arif Setiawan mengatakan, terkait dengan pihak manajemen yang telah mendaftarkan klub berjuluk Laskar Angling Dharma pada kompetisi Liga 3 PSSI Jatim itu, pihaknya tetap meminta agar Persibo diserahkan ke manajemen baru. “Intinya tetap ya, manajemen lama harus mundur dan menyerahkan (Persibo) ke managemen baru,” ujarnya, Rabu (18/10/2023).
Apalagi, kata dia, pendaftaran Persibo Bojonegoro dalam kompetisi kelas amatir di Jawa Timur itu belum ada pelatih dan pemain. Sehingga, pihak suporter meminta agar manajemen lama mundur. Namun, permintaan suporter itu belum ada tanggapan dari manajemen. “Jadi kita nunggu tanggapan managemen setelah ada tanggapan baru kita menentukan sikap selanjutnya,” tegasnya.
Pihak suporter sebelumnya telah meminta kepada manajemen lama, yakni sebagai CEO Persibo Bojonegoro Abdulloh Umar dan Manajer Tim Persibo Bojonegoro Sally Atyasasmi mundur, karena saat mengelola Persibo selama 7 tahun nol prestasi.
Menanggapi itu, Abdulloh Umar maupun Sally Atyasasmi tidak memberikan tanggapan saat dihubungi jurnalis beritajatim.com. Sebelumnya, Sally mengatakan, bahwa Persibo Bojonegoro sudah didaftarkan untuk ikut berlaga di Liga 3 Asprov PSSI Jatim.
Untuk diketahui, Liga 3 PSSI Jatim itu akan bergulir pada 5 Desember 2023. Menurut Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jatim Joko Tetuko, terdapat 55 klub yang telah mendaftar untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Termasuk klub kebanggaan warga Bojonegoro yang berjuluk Laskar Angling Dharma dan Bojonegoro FC. “Ada 55 klub (yang sudah daftar), Mas. Persibo Bojonegoro sudah daftar,” ungkap Joko Tetuko. [lus/kun]
BACA JUGA: Persibo Bojonegoro Daftar Kompetisi Liga 3 PSSI Jatim






