Bojonegoro (beritajatim.com) – Nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Abdullah Umar dipakai untuk melakukan modus penipuan. Pelaku penipuan itu menggunakan nomor WhatsApp +62889-8976-8693 dan menawarkan sejumlah bantuan.
Selain nomor WhatsApp, pelaku juga membuat akun Facebook palsu yang mengatasnamakan sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. Akun-akun palsu tersebut digunakan untuk mengirimkan pesan ke masyarakat berisi tawaran sejumlah bantuan untuk mushola dan masjid.
“Faktanya, hal tersebut tidak benar. Untuk itu, kepada seluruh masyarakat agar tidak menanggapi nomor WhatsApp +62 889-8976-8693 karena nomor tersebut kenyataannya telah melakukan penipuan,” ujar Abdullah Umar, Selasa (1/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-bojonegoro”]
Dia menegaskan, jika akun Facebook resmi Ketua DPRD Bojonegoro hanya ada satu dengan nama Abdulloh Umar yang bertuliskan dikelola oleh Tim Media Sosial Ketua DPRD. “Hati-hati dengan nomor kontak yang mengatasnamakan saya di WA (WhatsApp) karena masih terus berlanjut,” ungkapnya.
Penipu yang mengaku Sekretaris DPC PKB Bojonegoro ini, diketahui telah beberapa kali menghubungi pengurus sejumlah yayasan di Kabupaten Bojonegoro melalui pesan di aplikasi WhatsApp dan facebook messanger. Modusnya, menginformasikan akan memberikan bantuan pembangunan musala dan masjid.
“Apa yang disampaikan didalam pesan itu tidak benar, hoaks. Jangan sampai masyarakat percaya dengan apa yang dikatakan tentang pemberian bantuan tersebut,” pungkasnya. [lus/kun]






