Kediri (beritajatim.com) – Seorang pria bernama Tegar Bagus Sulistyo (33), warga Rembang, nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah tertangkap mencuri helm milik seorang karyawan rumah sakit di Kota Kediri. Kejadian tersebut berlangsung di area RS Baptis, Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Korban pencurian diketahui bernama Kurnianto (22), karyawan RS Baptis Kediri. Aksi pencurian helm oleh pelaku mengundang perhatian warga sekitar yang geram, dan nyaris berujung pada tindakan main hakim sendiri. Beruntung, situasi berhasil dikendalikan berkat respon cepat dari aparat keamanan.
Pelaku diamankan oleh Tiga Pilar Keamanan yang terdiri dari Babinsa Pesantren Pelda Endik, Bhabinkamtibmas, serta petugas keamanan RS Baptis. Penanganan juga melibatkan Ketua RW setempat dan perangkat desa.
“Kami berupaya mencegah tindakan main hakim sendiri. Situasi langsung kami amankan. Karena pihak rumah sakit memilih jalur mediasi, maka kami kawal penyelesaiannya secara kekeluargaan,” ujar Pelda Endik, Babinsa Pesantren.
Setelah dilakukan koordinasi antara pihak rumah sakit, Tiga Pilar, serta keluarga pelaku, kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku membuat surat pernyataan di hadapan perwakilan RS Baptis, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RW, dan perangkat Dusun Rembang.
Meski tidak dibawa ke jalur hukum, Tegar mendapat peringatan keras dan diminta tidak mengulangi perbuatannya. Pendekatan humanis dan penanganan cepat dari unsur Tiga Pilar mendapat apresiasi karena mampu meredam situasi dan mencegah kericuhan lebih lanjut di lingkungan rumah sakit. [nm/ian]






