Surabaya (beritajatim.com) – PWNU Jawa Timur menyatakan hilal di Bukit Condrodipo Kabupaten Gresik tidak terlihat. Posisi hilal sore ini masih di bawah ufuk.
“Hilal masih di bawah ufuk, jadi belum terlihat,” ujar Ketua Lembaha Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jatim, Ahmad Shofiyullah, Kamis (20/4/2023).
Shofiyullah menerangkan hasil rukyatul hilal ini akan dijadikan rekomendasi PWNU Jatim yang diserahkan ke PBNU. PWNU Jatim akan merekomendasikan PBNU menyebarkan kabar 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu, 22 April 2023.
Baca Juga:
Daftar Lokasi Sholat Idul Fitri di Sidoarjo pada 21 April 2023
“Ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengikhbarkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu,” kata dia.
Selanjutnya, Shofiyullah menerangkan kondisi cuaca di Bukit Condrodipo saat rukyatul hilal digelar sangat cerah. Sehingga, langit dapat dengan mudah diamati.
“Alhamdulillah sangat cerah, di mana tinggi matahari minus 1 dan tinggi hilal secara hisab masih minus 3 derajat,” kata dia.
Baca Juga:
Isbat Idul Fitri Sore Ini, Menag: Jaga Ukhuwah Islamiyah
Kepala Kanwil Kemenag Jatim H Husnul Maram mengungkapkan ada 30 titik rukyatul hilal di Jatim. Hasil rukyatul hilal dari 30 titik ini akan dilaporkan ke Menteri Agama.
“Seluruhnya akan melaporkan kepada Menteri Agama RI,” kata dia.
Rukyatul hilal tersebut dihadiri pula pengurus LFNU Gresik, Kemenag Gresik, dan Wakil Bupati Gresik. Pengamatan menggunakan peralatan pendukung antara lain teodolit, teleskop motoric, teleskop manual, dan gawang lokasi. [beq/nu online]






