Lamongan (beritajatim.com) – Duel antara Persela Lamongan menjamu Persipal Palu pada pekan ke-9 Championship 2025, Jumat (7/11/2025), punya arti tersendiri bagi penyerang Persipal, Risqki Putra Utomo.
Bagi striker 27 tahun itu, laga di Stadion Surajaya bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momen emosional saat harus berhadapan dengan klub yang membesarkan namanya, sekaligus tim yang menjadi isentitas tanah kelahirannya sendiri.
Risqki yang lahir dan tumbuh di Lamongan, menempuh perjalanan panjang bersama Persela, mulai dari kelompok usia hingga akhirnya mendapatkan promosi ke tim utama dan mendapatkan kontrak profesional.
Karena itu, kembali ke Surajaya sebagai lawan, menghadirkan campuran antara nostalgia dan tekad besar untuk membuktikan diri.
Pesepakbola yang akrab disapa Boski itu menilai laga ini sebagai ruang pembuktian, sekaligus momen menunjukkan kapasitasnya sebagai penyerang utama Persipal musim ini.
“Saya termotivasi sekali untuk mencetak gol. Karena juga sebagai pembuktian untuk saya pribadi,” kata Boski, dalam sesi konferensi pers menjelang laga Persela kontra Persipal, Kamis (6/11/2025).
Namun, di balik ambisinya mencetak gol, Boski memastikan tidak akan ada selebrasi jika ia berhasil menjebol gawang Laskar Joko Tingkir. Baginya, Persela tetaplah rumah pertama dalam karier sepakbolanya.
“Tidak lah. Kita dari kecil di sini, besar dari sini. Keluar juga saya tetap respect sama tim yang membesarkan saya dari kecil sampai bisa seperti ini sekarang,” tuturnya.
Lebih lanjut Boski mengaku akan sangat menikmati pertandingan melawan Persela, dan siap tampil habis-habisan untuk Persipal.
“Semua pemain Persipal sudah persiapan matang untuk mengahdapi Persela. Persela tim kuat, tapi kami usahakan Persipal bisa meraih poin di kandang Persela,” ucap Boski. [fak/aje]






