Jember (beritajatim.com) – Ada lima sektor penyumbang nilai investasi tertinggi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menurut Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2025.
Perumahan, kawasan industri dan perkantoran menyumbangkan investasi Rp1,44 triliun. Nilai ini meninggalkan jauh empat sektor lain, yakni industri makanan (Rp 302,86 juta), industri kimia dan farmasi (Rp212,04 juta), industri mineral non logam Rp176,21 juta), dan perdagangan dan Reparasi (Rp138,4 juta).
Kelima sektor ini merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja.
“Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen terus merawat investor di Jember untuk memperkuat perekonomian daerah dengan membuka peluang kerja yang lebih besar bagi masyarakat Jember,” kata Bupati Muhammad Fawait dalam laporannya.
Menurut Gus Fawait, investasi merupakan salah satu stimulan yang dapat mengembangkan perekonomian daerah dan membantu kesinambungan perekonomian tersebut di masa yang akan datang.
Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 19 Januari 2026, nilai investasi menunjukkan peningkatan sebesar 70,2 persen dari Rp1,51 triliun pada 2024 menjadi 2,57 triliun pada 2025.
Capaian tersebut merupakan kontribusi dari pelaku usaha penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing sebanyak 457 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja 9.888 orang yang didominasi oleh sektor tersier sebesar 68,9 persen.
Sementara itu sektor sekunder sebesar 28,3 persen dan sektor primer sebesar 2,9 persen. Capaian ini telah melampaui target investasi sebesar 139 persen dari proyeksi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Jember 2025-2029 sebesar Rp1,85 triliun.
“Kegiatan investasi dapat meningkatkan kapasitas produksi yang akan berimbas pada peningkatan output, dan tentu saja akan bermuara pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi,” kata Bupati Fawait. Pertumbuhan ekonomi selalu menjadi target pembangunan karena dengan pertumbuhan ekonomi diharapkan kesejahteraan masyarakat akan ikut meningkat. [wir/beq]






