Surabaya (beritajatim.com) – Siapa yang tidak terharu saat kekasih kita dengan satu lututnya berjongkok ditengah-tengah kerumunan dan dan membawa satu cincin berlian untuk dilingkarkan di jari manis kita, itu menunjukkan kesungguhan dan romantisme.
Namun, itu yang dilupakan seorang pria dari Toronto sebelum dia berlutut di depan pacarnya selama pertandingan Major League Baseball di AS. Pria itu bukannya lupa membawa cincin untuk dilingkarkan di jari manis kekasihnya.
Tapi ternyata momen itu masuk dalam salah satu proposal paling epik yang gagal, gerakan romantis membuat pria itu mendapat tamparan di wajah dari kekasihnya.
Selama pertandingan bisbol Toronto Blue Jays dan Boston Red Sox, seorang pria terlihat memeluk pasangannya di tangga salah satu tribun di Rogers Centre. Setelah berbagi ciuman dan beberapa patah kata, pria itu berlutut-dengan juru kamera di belakang pasangan itu siap mengabadikan momen romantis.
Pria itu kemudian berlutut di tangga, saat pacarnya menutupi mulutnya karena terkejut. Namun, momen itu segera berubah menjadi masam ketika pria itu mengeluarkan kotak cincin hitam dari saku celana jeansnya dan mengeluarkan cincin yang memiliki mata merah menyala, tetapi itu bukan mata cincin dari berlian atau batu rubi, melainkan itu adalah permen.
Setelah melihat cincin permen, wanita muda itu langsung menampar pasangannya, dan para penggemar di stadion yang menyaksikan momen itu terlihat sangat terkejut tak percaya.
Rekaman insiden itu menyebar dengan cepat di media sosial. Sementara beberapa warganet percaya bahwa penggemar itu pantas ditampar, yang lain mengklaim pacarnya bereaksi berlebihan terhadap lelucon yang tidak berbahaya.
“Reaksinya meninggalkan banyak hal untuk dikatakan, itu lelucon, mungkin setelah itu dia akan membuka matanya dan menyadari bahwa dia bukan orangnya,” komentar seorang warganet.
“Dan fellas, itu adalah bagaimana Anda tetap lajang dan tanpa humor,” kata warganet lain.
“Dan sekarang orang lain akan menjadi penggantinya, seseorang dengan selera humor yang lebih baik,” tulis lainnya,
“Jangan mempermainkan emosi wanita di saat-saat seperti itu di tempat seperti itu. Belum tentu dia akan mendapatkannya kembali,” imbuh yang lain. [adg/beq]






