Ngawi (beritajatim.com) – Kontingen IBCA MMA Kabupaten Ngawi tampil gemilang dalam Kejuaraan IBCA MMA se-Jawa Timur memperebutkan Piala Bupati Tuban 2025. Ajang yang digelar 5–7 Desember di GOR Rangga Jaya Anoraga, Tuban, itu diikuti ratusan petarung dari berbagai daerah. Meski hanya menurunkan 11 atlet muda, Ngawi berhasil membawa pulang 6 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Pelatih IBCA MMA Ngawi, Koko Didit Nugroho, menyebutkan bahwa atlet yang diturunkan mayoritas masih pelajar. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026.
“Kami memang fokus menurunkan atlet pelajar. Selain untuk menambah jam terbang, ini juga pemanasan menuju POPDA tahun depan,” ujar Koko.
Hasilnya melampaui ekspektasi. Para petarung muda dari Kota Ramah berhasil tampil lepas dan mampu menerapkan strategi yang diberikan pelatih selama pertandingan berlangsung.
“Alhamdulillah anak-anak bisa bermain tenang dan mengikuti instruksi. Kita pulang membawa 6 emas, 3 perak, dan 1 perunggu,” tambahnya.
[irp posts=”1450338″ ]
Meski raihan medali cukup mendominasi, Koko menegaskan akan tetap melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait teknik dan kecepatan serangan.
“Prestasi ini tentu membanggakan, tapi masih banyak yang harus dibenahi. Teknik dan kecepatan perlu terus ditingkatkan, apalagi perkembangan atlet daerah lain juga pesat,” jelasnya.
Ketua IBCA MMA Ngawi, Supardi, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih. Menurutnya, capaian ini merupakan bukti kerja keras dan kekompakan semua pihak.
“Saya sangat berterima kasih kepada para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus. Dengan 6 emas yang diraih, saya tentu bangga dan mengucapkan selamat untuk anak-anak,” tuturnya saat dihubungi.
Supardi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ngawi, berharap prestasi ini tidak membuat para atlet cepat puas.
“Semoga hasil ini menjadi pemacu semangat untuk berlatih lebih keras. Jangan berhenti di sini, terus tingkatkan kemampuan agar siap menghadapi event yang lebih besar,” pungkasnya.
Dengan hasil impresif tersebut, IBCA MMA Ngawi semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan baru dalam dunia bela diri campuran amatir di Jawa Timur. [fiq]/aje]






