Ponorogo (beritajatim.com) – Pada awal-awal Ramadhan ini, warga Kabupaten Ponorogo dihebohkan oleh pemandangan tak biasa. Seorang pemuda menunggang sapi putih berjenis Peranakan Ongole (PO) berkeliling di Jalan Raya Jetis-Bungkal. Momen ini menjadi viral di media sosial, menarik perhatian warga yang tengah mencari takjil untuk berbuka puasa.
Diketahui penunggang sapi putih itu, ialah Akbar Chasby Mahendra (24), pemuda asal Desa Kunti, Kecamatan Bungkal. Akbar bukan hanya sekadar menunggang sapi untuk hiburan semata, tetapi ada alasan khusus di balik aksinya tersebut.
Akbar mengungkapkan bahwa kegiatan ngabuburit dengan menunggang sapi ini, sudah dia lakukan beberapa kali selama Ramadhan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya untuk mengisi waktu luang, tetapi juga sebagai cara untuk melatih sapi miliknya agar lebih jinak dan sehat.
“Sapinya biar sehat juga, terus saya juga mau ngabuburit. Sudah tiga kali ini selama puasa saya ajak berkeliling,” kata Akbar, Kamis (6/3/2025).
Menurut Akbar, sapi PO memang dikenal memiliki karakteristik unggul, seperti tenaga kuat, tahan panas, dan mampu berjalan jauh tanpa mudah lelah. Akbar memanfaatkan hal ini untuk melatih sapinya agar terbiasa dengan keramaian dan lalu lintas jalan raya.
“Baru berkeliling area Bungkal saja, kasihan sapinya kalau diajak berkeliling jauh,” kata Akbar.
Sapi milik Akbar juga tampil menarik dengan dandanan khusus. Menggunakan pelana, kalung lonceng, serta tali pengikat dan pengendali yang menyerupai peralatan menunggang kuda, penampilan sapi ini menambah daya tariknya di tengah masyarakat.
“Sapi putih di sini kan jarang. Kalaupun ada, biasanya hanya dikandang saja. Saya ingin menunjukkan kalau memelihara sapi itu juga menyenangkan,” pungkasnya. [end/beq]






