Bojonegoro (beritajatim.com)– Seorang nelayan asal Kabupaten Tuban dilaporkan hilang setelah tenggelam di Sungai Bengawan Solo, wilayah Dusun Gowok, Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/8/2025) pagi.
Kapolsek Baureno, Iptu M Sholeh membenarkan kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Kamid bin Kasduri (61), warga Dusun Mlaten, Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.
Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban bersama dua rekannya, Astro Kacung (60) dan Karmiun (60), sedang memasang jaring untuk menangkap ikan menggunakan perahu di Sungai Bengawan Solo.
“Ketika hendak menarik jaring yang sudah ditebar, korban merasa jaring terlalu berat, kemudian dia menceburkan diri ke sungai untuk mengangkat jaring sambil menyelam. Namun setelah jaring berhasil dinaikkan ke perahu, korban tidak terlihat lagi,” terang Iptu M Sholeh.
Kedua saksi sempat berusaha mencari korban di sekitar lokasi, namun tidak membuahkan hasil. Mereka kemudian meminta bantuan warga sekitar, dan laporan resmi diterima Polsek Baureno sekitar pukul 11.30 WIB.
Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD Bojonegoro, BPBD Tuban, Basarnas Pos Bojonegoro, serta Satpolairud Tuban masih melakukan proses pencarian terhadap korban.
Saat tenggelam, korban hanya mengenakan celana dalam berwarna abu-abu. Ia memiliki tinggi badan sekitar 160 cm, berkulit hitam, tubuh sedang, serta rambut pendek hitam beruban.
“Pencarian akan dilanjutkan besok, karena pencarian hari ini belum membuahkan hasil,” ujar Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik (KL) BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo. [lus/ian]






