Surabaya (beritajatim.com) – Relawan Nelayan Pesisir Ganjar di Jatim mengadakan pelatihan sosial media. Tujuannya, untuk mencegah penyebaran informasi hoaks menjelang Pemilu 2024. Para peserta antusias mengikuti acara tersebut.
Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pemuda yang notabene merupakan anak dari para nelayan di daerah Situbondo dan dilakukan di Kerjan, Selomukti, Mlandingan, Kabupaten Situbondo.
Pemuda tokoh setempat, Febri Ari (23) mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya atas diselenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut disinyalir mampu mendorong masyarakat, terutama pemuda untuk bijak dalam menggunakan sosial media.
Apalagi, di era saat ini, para pemuda rentan termakan isu hoaks akibat sosial media. “Kami juga ingin memanfaatkan media sosial sebagai sarana dalam memperoleh dinamika informasi yang berkembang saat ini, apalagi kan menjelang tahun pemilu yang biasanya muncul bertebaran berbagai macam informasi,” kata Ari, Minggu (15/10/2023).
Ari berharap kegiatan tersebut mampu menangkal isu hoaks yang beredar di masyarakat. Edukasi tersebut sangat bermanfaat dan penting dilakukan kepada para pemuda di Situbondo.
BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Batal Hadiri Jalan Sehat Dies Natalis UM ke-69
“Kami harap melalui kegiatan ini bisa memberikan edukasi cara memanfaatkan sosial media secara berkelanjutan. Ini agar kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan, khususnya kepada nelayan dalam memasarkan hasil tangkapan dengan memanfaatkan media sosial,” jawab Ari.
Selain itu, Ari yakin melalui kegiatan pelatihan media sosial, para pemuda di Situbondo dapat membantu orangtua yang notabene berprofesi sebagai nelayan untuk melebarkan penjualan hasil tangkapannya dengan memanfaatkan media sosial.
“Semoga ini bisa memberikan pelajaran cara memanfaatkan sosial media secara berkelanjutan. Ini agar kemajuan teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk memasarkan hasil tangkapan nelayan secara lebih luas,” pungkasnya. [tok/suf]






