Bondowoso (beritajatim.com) – Kebakaran melanda kawasan wisata Navara Waterpark yang berada di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso, Senin, 2 Februari 2026 dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.40 WIB dan mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp900 juta.
Kasatpol PP dan Damkar Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Pihaknya menerima laporan hanya berselang lima menit setelah kejadian pertama kali diketahui.
“Laporan masuk sekitar pukul 01.45 WIB. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 02.00 WIB,” ujar Aries Agung Sungkowo saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan di lapangan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Sony, petugas penjaga malam lokasi wisata. Sekitar pukul 01.30 WIB, petugas masih melakukan pengecekan rutin area wisata.
Namun, sepuluh menit berselang, ia mencium bau terbakar dan melihat api sudah membesar di area tengah wahana, lalu merambat ke bagian atas bangunan.
“Sebelum petugas kami tiba, penjaga sudah melakukan upaya pemadaman awal secara manual menggunakan APAR dan air,” jelas Aries.
Petugas Damkar Bondowoso kemudian melakukan pemadaman lanjutan, disusul proses pendinginan serta asesmen lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Dalam penanganan kejadian ini, Damkar menurunkan armada Carcentro dan water supply.
Aries menegaskan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Proses identifikasi turut melibatkan Inafis Polres Bondowoso guna memastikan sumber api dan kemungkinan unsur kelalaian atau faktor teknis lainnya.
“Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami bersama pihak kepolisian. Kami belum bisa menyimpulkan sebelum hasil penyelidikan keluar,” tegasnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas Damkar memberikan imbauan kepada pengelola dan petugas lapangan agar meningkatkan kewaspadaan serta memastikan sistem pengamanan kebakaran berfungsi optimal.
Selain Damkar, penanganan kejadian ini juga melibatkan Polsek Jambesari, perangkat desa, serta pengelola dan pekerja Navara Waterpark. (awi/kun)






