Surabaya (beritajatim.com) – National Hospital kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan meraih penghargaan ICT Initiative of the Year – Indonesia dalam ajang Healthcare Asia Awards 2025.
Ini merupakan penghargaan kedua kalinya bagi rumah sakit yang berbasis di Surabaya itu dalam kategori yang sama, mengukuhkan perannya sebagai pelopor digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia.
Ajang Healthcare Asia Awards dikenal sebagai forum bergengsi yang memberikan apresiasi kepada institusi medis terbaik di Asia atas terobosan inovatif dan layanan berkualitas tinggi. Dalam kompetisi ini, National Hospital berhasil menonjol berkat penerapan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di sejumlah layanannya.
“Penghargaan ini adalah kemenangan bersama. Kami percaya bahwa keberhasilan ini tercapai berkat kerja keras seluruh tim dan kepercayaan pasien terhadap layanan kami,” ujar CEO National Hospital, Ang Hoey Tiong.
Ang menambahkan bahwa rumah sakit akan terus menjaga konsistensi dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Ia menegaskan bahwa transformasi digital akan terus menjadi prioritas seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan yang presisi dan personal.
“Kami akan terus menjaga komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap aspek pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Penerapan teknologi AI di National Hospital mencakup berbagai bidang, dari urologi hingga tindakan bedah saraf. Inovasi tersebut dinilai sebagai faktor kunci yang membawa rumah sakit ini meraih pengakuan internasional.
Direktur National Hospital, dr. Hendera Henderi SpOG MHPM, menegaskan bahwa rumah sakitnya memiliki banyak layanan unggulan yang siap bersaing di level global. Dia menyebutkan berbagai pusat layanan seperti National Hospital Neuroscience Center (NHNC), National Hospital Heart Center (NHHC), Stroke and Rehabilitation Center Robotic, hingga aplikasi digital rumah sakit yang semakin canggih.
“Mulai dari layanan bedah saraf, jantung dan pembuluh darah, sampai sistem MRI dan aplikasi rumah sakit kami, semuanya sudah terintegrasi dengan AI,” jelas dr. Hendera. [asg/ian]






