Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar kegiatan Napak Tilas Ngupatan dalam rangkain peringatan Hari Jadi ke-349 Kabupaten Magetan, Sabtu (19/10/2024).
Napak Tilas dimulai dari Rumah Sejarah Magetan di Desa Ngunut, Kecamatan Parang. Kegiatan ini secara resmi diberangkatkan oleh Pj Bupati Magetan, Nizhamul, yang didampingi jajaran Forkopimda.
Napak tilas ini bertujuan untuk mengenang kembali peristiwa penting dalam sejarah Magetan saat terjadi Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948.
Dalam agresi tersebut, Belanda menyerbu Magetan, sehingga pusat pemerintahan harus dipindahkan ke Desa Ngunut, Kecamatan Parang. Setelah tentara Belanda meninggalkan Magetan pada 26 Oktober 1949, pusat pemerintahan baru kembali ke kota pada 1 Januari 1950.
Kegiatan Napak Tilas Ngupatan ini menempuh jarak sekitar 18 kilometer. Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan puluhan warga dengan penuh semangat turut serta dalam kegiatan tersebut. Begitu pula dengan seluruh peserta yang, meskipun dihadapkan dengan cuaca yang terik, tetap antusias menuntaskan perjalanan hingga garis finish.
Pj Bupati Magetan Nizhamul menekankan bahwa Napak Tilas ini merupakan momentum penting untuk mengingat perjuangan para pendahulu Magetan, yang terus mempertahankan jalannya roda pemerintahan meskipun berada dalam situasi yang sulit.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus mengenang semangat perjuangan tersebut dan melanjutkannya dengan berkontribusi membangun Magetan,” katanya.
Kegiatan Napak Tilas Ngupatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap sejarah panjang Magetan, serta sebagai upaya untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesadaran sejarah di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. [fiq/ian]






