Kediri (beritajatim.com) – Nanda Mei Sholihah, atlet paraatletik Indonesia asal Kota Kediri meraih penghargaan Jatim Inspiring Woman Awards 2023. Dia dinobatkan sebagai tokoh Wanita Inspiratif Jawa Timur pilihan dalam acara HUT Beritajatim ke-17.
Nanda Mei sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Dia juga merasa terhormat bisa berjajar dengan wanita-wanita hebat lainnya di Jawa Timur.
Sayang, dia tidak bisa hadir secara langsung dalam acara yang digelar di Hotel Whiz Luxe Jalan Spazio Tower, Jl. Mayjend. Jonosewojo No.Kav. 3, Surabaya itu.
BACA JUGA : Nanda Mei Sholihah Berbagi Cerita Sukses Sabet 4 Medali Emas ASEAN Para Games
Saat ini dara kelahiran Kota Kediri 17 Mei 1999 itu berada dalam Pemusatan Latihan Nasional di Solo. Dia tengah bersiap untuk mengikuti ASEAN Para Games 2023 Kamboja, event multiolahraga atlet disabilitas se-Asia Tenggara.
“Allhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Beritajatim, sebagai ‘tokoh Wanita Inspiratif Jawa Timur’. Saya sangat bersyukur bisa mendapat penghargaan dan berjajar dengan orang orang hebat,” kata Nanda Mei.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Kediri ini berharap bisa benar-benar menginspirasi banyak wanita-wanita lain terutama para penyandang disabilitas. Bahwa kelemahan dan kekurangan bukan menjadi penghalang untuk terus berprestasi.
BACA JUGA : Nanda Mei, Atlet Paralimpik Kota Kediri Raih Medali Emas di Peparnas Papua
“Semoga benar-benar bisa menginspirasi teman-teman. Nggak perlu takut, lakukan apa yang membuat kalian senang, selama itu positif. Terutama buat teman-teman disabilitas, semua orang punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Ketika kita tahu punya kelebihan, kita bisa asah kelebihan itu buat tutup kelemahan itu,” pesannya.
Penghargaan ini menurut Nanda turut menjadi pelecut semangat bagi dirinya untuk bisa kembali meraih prestasi di ajang tersebut. Lebih dari sekadar mempertahankan capaian empat emas yang diraihnya di ajang ASEAN Para Games 2022 di Solo, dia juga bertekad untuk memperbaiki rekor pribadinya; nomor lari 100 (12,8 detik), 200 (27,35 detik) dan 400 (63 detik).
“Saya mohon doanya untuk kelancaran pertandingan agar saya bisa mengibarkan Merah Putih di kancah Internasional serta membanggakan Jawa Timur dan kota kelahiran saya, Kediri,” tambahnya.
BACA JUGA : Melihat Persiapan Atlet ASEAN Para Games 2023 Asal Kediri
Atlet berparas cantik ini menjalani debut di ajang Internasional terbesar se Asia Tenggara itu, sejak 2014 di Myanmar. Namun, debutnya tidak berjalan mulus. Di nomor lari 400 meter dia hanya memperoleh perunggu.
Di tahun 2015 di Singapura dan Malaysia di tahun 2017, barulah Nanda Mei berhasil memborong tiga emas sekaligus dari nomor andalannya tersebut, 100, 200 dan 400 meter.
Di ajang lain, seperti Asian Youth Para Games dan Peparnas, Nanda juga tak pernah absen membawa medali.
BACA JUGA : Mas Abu Beri Piagam Penghargaan pada Anak Berprestasi dan Paskibraka Kota Kediri
Di paraatletik, Nanda Mei masih sangat berambisi untuk meraih prestasi di tingkat Asia, bahkan dunia sebagai puncak pencapaian seorang atlet. [nm/ted]






