Ngawi (beritajatim.com) – Satu unit motor ditemukan di bibir Sungai Bengawan Solo, Selasa (20/12/2022). Tepatnya di Dusun Bangun Desa Bangunrejo Kidul Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pantauan di lokasi, kondisi sebagian motor masuk ke sungai.
Motor itu milik seseorang yang diduga hanyut ke Bengawan Solo pada Selasa sore. Motor tersebut pertama kali ditemukan warga yang melintas dekat lokasi. Sebagian warga sempat melihat ada seseorang yang menaiki motor tersebut. Namun, karena motor masuk ke sungai, diduga pengendaranya sengaja bunuh diri dan menceburkan diri ke sungai.
Suyatno, Kasun Bangun mengatakan jika warganya ada yang melihat pria tersebut berkendara sangat kencang di dekat hutan bambu mengarah ke sungai. Pria itu menggunakan motor yang ditemukan di bibir sungai tersebut.
Warganya mengira jika orang yang salah jalan karena jalan itu sudah jalan buntu dan hanya mengarah ke bengawan. Namun, setelah agak lama, orang itu tak terlihat kembali. Saat dilihat ke lokasi, rupanya sudah ada motor yang teronggok di pinggir sungai dengan sebagian badannya sudah masuk ke sungai. Si pemilik motor juga tak ada di lokasi.
“Kami menduga kalau si pengendara ini sengaja menceburkan diri ke sungai. Karena sebelum kejadian ini, pria itu sudah beberapa kali terlihat di area ini. Itu bukan warga asli sini, mbak. Orangnya berusia sekitar 40 tahunan lah. Motornya gak ada plat nomornya,” kata Suyatno, Selasa (20/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”bunuh-diri”]
Setelah ditemukan di bibir sungai motor itu langsung dievakuasi warga. Suyatno pun segera melaporkan kejadian itu pada kepala desa dan diteruskan ke Polsek Kedunggalar.
“Kami gak tahu ya ciri-ciri sebelum masuk sungai dia pakai baju atau celana apa. Karena warga yang dekat lokasi itu bilang kalau naik motornya kenceng. Jadi gak ingat pakai baju apa atau bagaimana cirinya. Yang jelas itu pria dan bukan warga sini,” katanya.
Saat ini pihak kepolisian dibantu oleh relawan gabungan dan warga mencari keberadaan si pemilik motor tersebut menggunakan alat seadanya. Namun hingga menjelang petang belum ada tanda-tanda keberadaan korban. [fiq/but]
Informasi ini tidak disampaikan dengan tujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.







