Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam upaya menstabilkan pasokan dan harga minyak goreng selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025, PT Megasurya Mas (Musim Mas Group) bersama distributor serta pengecernya berpartisipasi dalam kegiatan Pasar Murah. Program ini digelar bekerja sama dengan Dinas Perdagangan di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur, mulai 4 Maret 2025 hingga bulan Ramadan secara periodik.
Pada Selasa (4/3/2025), kegiatan Pasar Murah berlangsung di lima titik di Kota Surabaya dan Sidoarjo, yaitu Pasar Tambahrejo dan Pasar Pucang di Surabaya, serta Pasar Porong, Pasar Krian, dan Pasar Larangan di Sidoarjo. Ke depan, kegiatan serupa juga akan diselenggarakan di beberapa kota besar lainnya, seperti Malang, Tulungagung, Mojokerto, serta sejumlah pasar di kabupaten lain di Jawa Timur.
Dalam setiap titik pelaksanaan, PT Megasurya Mas menyediakan Minyakita sebanyak 200 karton atau sekitar 2.400 liter. Minyak goreng ini dijual dengan harga Rp 14.700 per liter, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter. Setiap pembeli dibatasi maksimal 2 liter per orang, dengan pembayaran dilakukan secara tunai.
Saat ini, harga Minyakita di pasaran Kota Surabaya dan Sidoarjo berkisar Rp 17.000 per liter. Oleh karena itu, melalui Pasar Murah ini, masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.
Dinas Perdagangan Kota Surabaya dan Sidoarjo mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh distributor dan pengecer dalam mendukung program ini. Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2025.
“Dengan kondisi harga Minyakita yang cukup tinggi di pasaran, melalui operasi pasar murah ini, kami berharap masyarakat Surabaya dan Sidoarjo bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Lebaran,” ujar Manager Humas PT Megasurya Mas, Ponco Agung. (isa/but)






