Sidoarjo (beritajatim.com) – Musyawarah Cabang (Muscab) ke VI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo resmi digelar di Fave Hotel Sidoarjo, Sabtu (4/4/2026).
Muscab ke VI ini dihadiri langsung Sekjen DPP PKB H. Hasanuddin Wahid mewakili Ketua Umum PKB H. Muhaimin Iskandar, serta Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq mewakili H. Halim Iskandar, Ketua DPW PKB Jawa Timur.
Peserta Muscab ke VI yang hadir sekitar 200 orang terdiri dari unsur DPC, DPAC, Banom, dan lainnya.
Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid menyampaikan amanah dari Ketua Umum H. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), bahwa syarat menjadi pemimpin ada empat.
Pertama adalah menjalankan politik kehadiran kepada masyarakat. Kehadiran harus dilakukan oleh anggota dewan dari PKB, harus hadir di setiap masalah di masyarakat. Baik itu melalui konten positif maupun melalui kegiatan resmi.
“Kader PKB yang menjadi anggota dewan, harus hadir di setiap keluhan masyarakat. Kalau perlu hadir di setiap mimpi masyarakat Sidoarjo,” ujar Hasanuddin.
Kedua, politik pelayanan juga harus diterapkan, karena kemenangan bisa diraih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ketiga, politik keteladanan juga menjadi amanah dan harus dipunyai oleh setiap kader PKB Sidoarjo. “Kalau menjadi pemimpin, harus memiliki keteladanan dan ini menjadi kunci jika ingin menjadi Ketua PKB Sidoarjo,” urai Hasanuddin.
Terakhir, lanjut dia, adalah politik kepemimpinan. Yakni harus memiliki haluan yang jelas agar perjuangannya bisa menguntungkan masyarakat luas. “Karena banyak pemimpin atau ketua yang ternyata tidak memiliki ilmu kepemimpinan,” ungkap Hasanuddin. (isa/kun)






