Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan murid di Kota Mojokerto serentak menggelar doa bersama dan salat gaib untuk para koran gempa Cianjur Jawa Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas P&K) Kota Mojokerto juga membuka open donasi.
Kepala Dinas P & K Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, ada sebanyak 19 SMP dan 42 SD yang menggelar doa bersama dan open donasi. “Kegiatan ini sejalan dengan program Peningkatan Iman dan takwa di sekolah (Ning Ita di Sekolah),” ungkapnya.
Program Ning Ita di Sekolah, lanjut Amin, bertujuan menumbuhkan empati dan solidaritas siswa terhadap para korban gempa Cianjur. Acara serupa dilakukan serentak, digelar oleh seluruh SD hingga SMP baik negeri maupun swasta di Kota Mojokerto.
[berita-terkait number=”3″ tag=”gempa-cianjur”]
“Doa bersama diikuti oleh seluruh murid dan guru tanpa terkecuali, baik yang muslim maupun beragama lain. Kita kelompokkan sesuai agamanya, yang muslim menggelar sholat ghaib dan istigosah di halaman sekolah, sedangkan yang non muslim menggelar doa bersama di kelas,” terangnya.
Sementara hasil dari donasi seluruh siswa di Kota Mojokerto tersebut, rencanaya dikumpulkan jadi satu dan disalurkan ke rekening resmi yang ditunjuk oleh Pemkab Cianjur. Seperti diketahui gempa bumi bermagnitudo (M) 5,6 telah terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Gempa ini menyebabkan seratus lebih orang meninggal dan ratusan lainnya terluka. [tin/suf]







