Ponorogo (beritajatim.com) – Setelah resmi menghentikan keikutsertaan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ponorogo memastikan kebutuhan makan siang siswa tetap terjamin. Sekolah dengan lebih dari 900 murid itu memilih kembali mengelola dapur mandiri, seperti sebelum adanya program MBG.
Kepala SDMT Ponorogo, Jainal Abidin, menegaskan bahwa keputusan mundur diambil demi menjaga kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Keterlambatan distribusi dan menu yang dianggap kurang sesuai membuat pihak sekolah bersama wali murid melakukan evaluasi menyeluruh.
“Beberapa kali pengiriman terlambat, sehingga KBM setelahnya ikut terganggu dan suasana kelas menjadi kurang kondusif,” jelas Jainal, Senin (29/9/2025).
Dengan jumlah siswa mencapai 908 anak dari kelas I hingga VI, SDMT memastikan program makan siang tetap berjalan meski tanpa MBG. Dapur mandiri sekolah kembali diaktifkan agar siswa bisa menikmati makanan tepat waktu.
“Program makan siang tetap ada, tapi kami kelola sendiri. Sementara untuk MBG, kami hentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Jainal.
Keterlambatan distribusi MBG itu, kata Jainal yang paling menonjol terjadi pada hari Kamis (25/9/2025) lalu, ketika makanan baru sampai pukul 14.38 WIB, padahal jadwal seharusnya pukul 11.30 WIB. Akibatnya, sebagian besar siswa sudah pulang ke rumah. Selain keterlambatan distribusi, alasan lain mundur dari MBG, ungkap Jainal juga terkait dengan menu yang kurang pas, misalnya burger.
“Bukan sekali dua kali, tapi sudah sering terlambat. Setelah musyawarah bersama pihak sekolah dan wali murid, akhirnya diputuskan mulai 29 September ini kami hentikan dulu,” tegasnya.
Dari koordinasi dengan pihak dapur MBG di Kelurahan Tonatan, diketahui keterlambatan dipicu kendala teknis. Proses pengolahan yang masih dilakukan manual disebut menjadi salah satu penyebab distribusi tidak tepat waktu.
“Kontrak awal memang setahun, tapi untuk sementara kami stop dulu. Sudah ada komunikasi dengan pihak dapur,” pungkasnya. [end/aje]






