Lumajang (beritajatim.com) – Aktivitas wisata pendakian Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali dibuka sampai batas Ranu Kumbolo.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) secara resmi telah mengumumkan pembukaan kembali aktivitas pendakian mulai hari ini, Jumat (24/4/2026).
Sebelumnya, aktivitas pendakian Gunung Semeru sempat ditutup selama kurang lebih 5 bulan akibat erupsi pada 19 November 2025.
Kepala BB-TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pembukaan kembali aktivitas pendakian Gunung Semeru diambil melalui keputusan bersama dengan berbagai pihak terkait.
“Hasil rapat koordinasi multipihak. Maka jalur pendakian Gunung Semeru di buka kembali mulai tanggal 24 April 2026,” ucap Rudijanta dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, aktivitas pendakian Gunung Semeru hanya boleh dilakukan sampai batas Ranu Kumbolo.
Setiap pengunjung yang melakukan aktivitas pendakian ke Gunung Semeru wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP) terbaru yang sudah ditetapkan.
Adapun aturan yang ditetapkan membatasi kuota pendakian setiap harinya sebanyak 200 orang dengan pembelian tiket secara online.
“Tiket pendakian wajib dibeli dan dibayar secara online maksimal H-2 sebelum pendakian melalui https://bromotenggersemeru.id. Kuota pendakian 200 orang perhari dengan durasi 2 hari 1 malam,” tambah Rudijanta.
Bagi pendaki yang sebelumnya sudah melakukan pemesanan tiket saat Gunung Semeru ditutup diberikan peluang untuk melakukan penjadwalan ulang.
“Untuk pendaki yang sudah melakukan pemesanan secara online pada tanggal 19 November sampai 18 Desember 2025, dapat melakukan penjadwalan ulang,” ungkapnya. (has/aje)






