Ponorogo (beritajatim.com) – Terminal Tipe A Seloaji, Kabupaten Ponorogo, terus dipadati pemudik. Mereka mulai berdatangan dari luar Ponorogo sejak H-5 Lebaran 2022.
“Sejak H-5 Lebaran lalu, jumlah penumpang yang turun di Terminal Seloaji sudah meningkat,” kata Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo, Sabtu (30/4/2022).
Eko mengatakan dari data yang dia himpun, jumlah penumpang kedatangan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Jika hari biasa penumpang di terminal sekitar 2000 orang. Menjelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, penumpang kedatangan mencapai 5000 orang per hari.
Para pemudik ini baru tiba dari berbagai kota di Indonesia. Dari catatan Eko, pemudik dari bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) mendominasi kali ini.
“Penumpang dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tetap ada, namun yang paling banyak masih didominasi penumpang bus AKDP,” katanya.
Lonjakan penumpang ini imbas dari kebijakan Pemerintah Pusat yang memperbolehkan masyarakat pulang ke kampung halamannya. Mereka pasti ingin segera melepas kerinduan, sebab sejak pandemi Covid-19 melanda, selama dua edisi lebaran terakhir Pemerintah melarang untuk warga melakukan mudik.
[berita-terkait number=”3″ tag=”arus-mudik-lebaran”]
“Ini euforia warga yang akhirnya diperbolehkan untuk mudik, setelah 2 tahun terakhir dilarang,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pemudik yang bernama Eveline Septya sangat bersyukur Lebaran tahun ini bisa mudik. Dia sangat gembira bisa pulang ke Ponorogo. Meski di tengah perjalanan, bus yang ditumpanginya terjebak macet berjam-jam.
“Senang banget sudah sampai kota Ponorogo tercinta. Sampai di sini penuh perjuangan, sempat kejebak macet berjam-jam. Tetapi tetap senanglah, bisa kangen-kangenan dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman,” kata Eveline yang mudik dari Jakarta itu. (end/beq)






