Gresik (beritajatim.com)- Memasuki Bulan Ramadan hari ke sembilan belas. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik menggelar ngabuburit bareng bersama puluhan warga binaan warga Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme, Gresik.
Penghuni rutan yang tergabung dalam santri At-Taubah rutin menggelar kegiatan keagamaan setiap Bulan Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan tradisi rutin yang sudah berlangsung selama tujuh tahun terakhir.
Di kegiatan keagamaan itu, para santri juga menggelar doa dan istighosah bersama. Mulai dari melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Dilanjutkan dengan mendengarkan tausiyah dari Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq.
“Alhamdulillah program ini mendapatkan dukungan dengan mitra terbaik kami, yakni Baznas, MBM Mambausholihin dan YDSF Gresik,” Ketua MUI Gresik, Mansoer Shodiq, Rabu (20/04/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”MUI-Gresik”]
Mansoer mengingatkan agar seluruh santri dan warga binaan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan cara berpuasa dan melakukan dzikir. Termasuk melakukan ibadah sunnah untuk meningkatkan iman.
“Allah menjamin tidak akan menolak do’a bagi orang yang berpuasa. Ini sangat penting dilakukan apa yang dicita-citakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Gresik Aris Sakuriyadi mengaku sangat berterimakasih dengan MUI Gresik. Keberadaan pesantren At-Taubah sangat membantu dalam menyebarkan syiar Islam bagi warga binaan.
“Saat ini jumlah santri sebanyak 856 orang. Kami berharap kerjasama MUI Gresik dengan Rutan terus berkembang dan sinergi,” pungkasnya. [dny/kun]






